Gathering SMFKGUI 06-07 di Pondok Laras

Flashback lagiiii…
Masih berhubungan dengan dunia kemahasiswaan. Setelah ikut acara Jejak Satria 2006, saya jadi gena ikut acara-acara di FKG. Awalnya saya ikut magang dulu di BPI (Badan Pengkajian Islam), DJ (Dental Jurnalistik), dan Senat. Setelah ikut magang, saya lalu masuk ke tiga organisasi tersebut.

Kepengurusan senat awalnya berlangsung dari pertengahan tahun hingga pertengahan tahun berikutnya (seperti kalender akademik lah..). Tapi setelah kepengurusan kak Fajar (FKG UI 2003), pergantian kepengurusan diubah jadi awal tahun. Karena itu, kak Fajar menjabat jadi ketua senat gak cuma 1 tahun, tapi 1,5 tahun.

Setelah 1 tahun kepengurusan, SMFKGUI ngadain Gathering pada tanggal 13 Mei 2007. Pagi-pagi para anggota senat berkumpul di Danau UI Depok (yang butek) untuk main perahu naga. Seru lho plus geli kalo kecipratan air danaunya. Iyyyuh..

Selesai main di danau *dan lupa saya termasuk kelompok yang menang atau kalah*, kami pun menjajah asrama UI untuk mandi & ganti baju dengan kaos warna biru sesuai dress code (saya pake kaos polisi, hehehe), setelah itu rencananya akan ngumpul di tempat gathering untuk makan siang. Saya dan beberapa teman gak langsung ke tempat gathering, tapi mampir dulu ke FIB karena disana ada Festival Jepang dan saat itu juga kali pertama saya makan takoyaki yang menurut saya rasanya aneh banget.

Setelah dari FIB, baru deh capcus ke tempat gathering. Gatheringnya diadain di Pondok Laras tepatnya di Jl.Akses UI No 2 Kelapa Dua – Cimanggis Depok 16951 (wuih, niat bener sampe googling). Tapii, jangan tanya gimana makanannya karena gak inget & waktu itu makanannya udah sisa dikit karena telat…

jny

Continue reading Gathering SMFKGUI 06-07 di Pondok Laras

BLOGZONE: Blog Favorite, Diary of a Product Junkie

Saya suka blogwalking dan banyak blog yang jadi paporit saya, soo saya mau share blog-blog yang saya suka & dibuat kategorinya sendiri KissTheBlog.

jny

Blog pertama yang mau saya cium iyyyuh 😛 adalah Diary of a Product Junkie binaan Stephanie Nangoi (Phanie). Begini screenshotnya:

jny

Sebagai penggemar beauty blog, saya suka banget baca blog Phanie ini. Kalau review produk, review-nya mendalam sampe ke seluk beluk ingredients-nya. Kualitas gambarnya bagus. Rajin update. Isinya bervariatif gak seperti beberapa beauty blogger yang isinya cerita tentang event terus.

Karena review produk-nya mendalam dan udah banyak banget produk yang dia review mulai dari drugstore products hingga high-end produk, blog ini bisa jadi sumber referensi sebelum memutuskan beli beauty products. Blog ini juga merupakan sumber racuuuuun!!! Saya tau Skin Aqua dan Hada Labo udah ada di Indonesia dari blog ini!! Tapi gak papa, saya rela diracunin.

Racunin aku lagi dong Phanie, tapi dengan produk berkualitas & terjangkau ya..

Kiss  :*

jny

Jejak Satria 2006

Kalau ditanya, acara di FKG UI apa yang paling berkesan? Saya akan jawab.. Jejak Satria (JS)!!!

jny

Acara ini berlangsung dari tanggal 14-16 Januari 2006, lupa acaranya dimana, karena saya jarang inget-inget lokasi acara yang saya datengin. Di banner sebenernya ada sih nama lokasinya, tapi setelah di zoom-zoom tetep gak keliatan apa tulisannya. Anak FKG UI 05 yang ikut JS 2006 dikit bangeeett!!! Dari 86 anak cuma 11 yang ikutan, ceweknya 4 (saya, Vira, Made, dan Natz) dan cowoknya ada 7 (Bayu, Irfan, Rahmat, Akrom, Hedwin, Chadut, dan Jojo). Kenapa cuma sedikit karena selain banyak yang alasannya males (gak diwajibin soalnya), banyak juga yang kena her IMKG dan Radiologi.

Continue reading Jejak Satria 2006

REVIEW: Lip Balm Stories pt.2

Tanggal 18 November kemarin, saya melakukan Sumpah Balsem Bibir yang akhirnya saya langgar abis gak tahan.. Hahaha… Yang Nivea masih saya simpen, tapi yang Lip on Lip udah saya depot ke jar (dan gak dipake juga).

Selanjutnya saya beli-beli lip balm lagi, yang pertama dibeli tentunya lip gloss wardah yang dapet award lipbalm terbaik dari saya :).

jny

Continue reading REVIEW: Lip Balm Stories pt.2

BEAUTY: Pentingkah Kosmetik Halal???

jny

Akhir-akhir ini lumayan sering saya lihat beauty blogger yang ikut lomba blog dari BLOGdetik tentang kosmetika halal, lomba ini juga menggaet merek Wardah yang merupakan pelopor kosmetik yang mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Contoh beauty blogger yang ikut lomba ini diantaranya Nisa, Carryn, dan Rani.

Awalnya saya cuek-cuek aja dan menganggap kalau ini trik dagang. Tapi setelah membayangkan kalau lipbalm yang kita oles di bibir bisa tanpa sengaja terjilat dan tertelan, pelembab yang kita oles di wajah akan terserap ke kulit dan masuk ke peredaran darah, serta dalam Islam juga ada hal-hal yang memang gak boleh kita sentuh (najis) dan kita tidak boleh menggunakan produk yang membahayakan tubuh, saya jadi sadar kalau kehalalan suatu produk merupakan hal yang penting.

Setelah saya aware tentang pentingnya kehalalan suatu kosmetik, lalu saya browsing-browsing deh. Menurut saya yang ngasih info cukup lengkap tentang kosmetika halal adalah link berikut ini: fashionesedaily dan halalmui.com. Silahkan dibaca Y(^_^)Y

Laluuu, bagaimana cara untuk memilih produk kosmetik yang halal dan aman????
1) Produk itu harus terdaftar di BPOM, sehingga kalau terjadi efek samping ada yang bisa diminta pertanggung jawaban.
2) Terdapat logo halal (ini cara yang mudah).
3) Cermati komposisi bahan (ini cara yang susah).
4) Terdapat nama & alamat produsen.

Untuk di Indonesia, beberapa brand kosmetik udah memiliki sertifikat halal dari MUI, selain wardah, brand tersebut adalah La Tulipe dan LT Pro (sejak tahun 2009), Ristra (2010), Inez (2011), Sariayu dan Caring Colours (2012), Marcks Venus (belum semua produknya), dan klinik LBC (London Beauty Center). Sumber: Mizha’s beauty blog.

Laluuuuu, bagaimana tentang kehalalan produk dari luar negeri???
Selain di Indonesia, negara lain juga sudah punya lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal, salah satunya di Malaysia. Selain itu di US juga ada Muslim Consumer Group yang menyimpulkan halal, haram, atau syubhatnya suatu produk yang terkenal dari luar negeri (tapi produk yang tercantum masih sedikiiit banget).

Saya jadi dilema, sekarang kan lagi trendnya kosmetik Korea, dan gak banyak kosmetik Korea yang naruh daftar komposisinya dalam bahasa Inggris. Apalagi di Korea kayaknya mereka bisa menghalalkan segala cara untuk mempercantik penampilannya. Dan saya lihat, kosmetik Korea belum ada di daftar yang ada di CSG. Huaaaa, bagaimana ini.

Kalau dalam Islam, ada hal yang jelas halalnya dan juga yang jelas haramnya, yang gak jelas?? Itu syubhat dan anjurannya seorang muslim itu meninggalkan yang syubhat. Lumayan juga sih kalau saya berkomitmen untuk meninggalkan yang syubhat, saya jadi punya “kacamata kuda”, jadi lebih mudah menahan diri dari mupeng (mengamankan isi tabungan), dan juga jadi lebih aman bagi tubuh & jiwa pun tenang.

 

jny

EAT: Sushi Box

Ramadhan telah tiba dan saya sama sekali blum mulai puasa, biasa.. Cewek.. Agak sebel juga sih, karena ‘dapet’nya lebih cepet dari jadwal dan sakitnyaaaaa haduuuuh… Dulu kalau nyeri haid sakitnya masih ditahan, tapi kalau sekarang butuh banget obat plus kompres handuk hangat supaya cepet enak.. Hiks..

Oke, cukuplah curcol-nya..

Karena gak puasa, saya pun gak ikut sahur, dan malangnyaaaa gak disisain makanan pula.. Hiks.. Hiks.. Jadi, saya ke kampus cuma bermodalkan ‘minuman berkalori’ seperti susu dan jus.. Daaaaan, cobaan gak berakhir disitu saja karena kantin kampus tutup, kantin Prima Salemba juga tutup, Mie ayam jamur & soto juga tutup, intinya tinggal fastfood aja makanan yang buka di sekitar kampus (gak ngitung yang kaki lima ya..).. Jadilah saya berlapar dan berlemas di MM lalu pilih-pilih tempat makan, karena masih belum puas sushi-an, saya pilih makan sore di Sushi Box..

jnySushi Box ala tahun 1839

Sampai disana,, saya binguuuung mau pesan apaaaa.. Biasanya kalo makan sushi kan rame-rame jadi bisa pesen banyak & nyobain semuanya.. Tapi karena makan sendiri & harus berhemat, saya harus sangat selektif milih menunya.. Dan akhirnya saya pilih Ayoko Donburi (Mushroom, Chicken, Vegetables, Sauce Donburi with Rice) karena saya butuh KALORI dan Gunkan (Fresh Salmon, Tamago, Red Tobiko) karena 1 menu berisi 3 sushi yang berbeda..

jny

Ayoko Donburi
Harga: 23ribu
Tooooo salty bagi saya.. Entah ini cuma untuk saya saja atau lidah orang lain juga, karena saya gak kuat makan-makanan yang terlalu asin. Saya lebih kuat makan yang terlalu manis dari pada yang terlalu asin.. Walau dengan sekuat tenaga, akhirnya abis juga sih, tapi lamaaaaaa.. Diselingin foto & edit foto, hehe, yang penting makanannya gak mubazir (hem, mubazir dikit sih karena saya gak ngabisin nasinya).

Gunkan
Harga: 20ribu
Tobiko: Standard aja..
Fresh Salmon: Ya begitulah, lebih mendebarkan kalo makan sashimi, hehehe..
Red Tobiko: Saya suka red tobiko kalau sebagai aksen, tapi kalau makan red tobiko sebanyak itu dalam sekali suap, hemmm, mendingan makan sashimi deh..

jny

First impression saya tentang Sushi Box.. Kurang puas.. Awalnya saya berharap Sushi Box ini bisa jadi alternatif makan sushi murah di daerah bekasi.. Walau begitu, saya masih penasaran sama menu lainnya, kalau ada yang nemenin mungkin saya akan makan disana lagi..

Oiya, ada satu hal lagi yang bikin saya kurang sreg, tempatnya kecil bangeeeeet!!! Saya kan jadi gak enak foto-fotonya.. Tapi teteeeup iseng foto-foto, hihihi.. 😉

jny

🙂

jny

EAT: Nyushi at Sushi Nest

1 Ramadhan 1433 H sebelumnya diprediksi bertepatan dengan tanggal 19 atau 20 Juli 2012, ternyata tidak sesuai perkiraan, puasa baru dimulai pada tanggal 21 Juli 2012. Hhhhm, mungkin itu sebabnya banyak kantin yang udah tutup di hari Jumat, 20 Juli kemaren. Saya & Mumu jadi kelabakan karena laper berat dan karena bosan makan fast food akhirnya kami memutuskan untuk makan di Sushi Nest saja.

Lokasi Sushi Nest ini tepat di depan UI Salemba dan di atas alfamidi, untuk kesana tinggal nyebrang pake tangga penyebrangan dan naik ke atas, sampe deh…

jny

Karena kami laper berat jadi kami mau makan yang berat-berat.. Pilihan saya jatuh pada Gyu Tamago Don karena saya lagi ngidam makan katsudon. Dan Mumu pesan Beef Curry Ramen karena dia lagi ngidam mie ayam jamur. Karena lagi di restoran sushi, gak afdol dong kalo gak pesan sushi. Kami pun pesan Chikua Roll karena yang lumayan murah, hehehe…

jny

Setelah pesan, makanannya lamaaaa banget jadinya. Gak recommended deh kalo mau makan disini tapi lagi laper-lapernya. Makanan yang pertama datang adalah Gyu Tamago Don disusul oleh Beef Curry Ramen sedangkan Chikua Roll-nya sampai setelah saya & Mumu menghabiskan makanan kami masing-masing plus banyak ngobrol. Grrrr…

jny

Gyu Tamago Don
Saya gak nyesel pesan ini, enaaaak, tapi beef-nya kurang banyak & sedikiiiiit kurang empuk.

Beef Curry Ramen
Kari-nya kentel banget, saya kurang suka, tapi Mumu sih suka. Beda selera…

Chikua Roll
Walau murah & isinya minimalis tapi tetep enaaak.. Saya suka sensasi mengunyah telur ikan.. Nyummmy…

Lumayan puas makan disini walau sedikit out of budget. Disini kami gak pesen minuman karena lebih milih beli minuman di Alfamidi, hahaha, peace *^▁^*

Sekian post kuliner kali ini dengan pengetikan yang setengah hati (full ngetik pake touchscreen) dan foto yang hanya dari kamera Blackberry 2MP.

Selamat menunaikan ibadah puasa teman-teman O(∩_∩)O

EAT&SIP: Lunch at Vietopia

jny

Vietopia?
Apa itu?
Kamis kemarin kak Amo ngajakin makan disana dan saya gak tau itu makanan apa.. Lokasinya di Cikini tepatnya di Jl. Cikini Raya no. 33 (di depannya Menteng Huis), selain itu ada juga cabang lainnya di Jl. Senopati 66 Kebayoran Baru. Melihat tempat & eksterior restorannya saya gak ngeh kalau tempat itu restoran & ternyata kak Amo juga tau tempat itu dari review di majalah.

Makanan yang kami pesan:

jny

Cha Gio
Fried spring rolls filled with minched chicken
My desc.: Lumpia ayam dengan kuah cuka (rasanya mirip dengan kuah cakue) plus selada & daun mint.
My opinion: Cara makannya ngikutin cara makannya kak Amo (yang pernah ke Vietnam, hehe). Pertama-tama, si lumpia dicelupin dulu ke kuah cuka & dipenyet-penyet sampai kuahnya meresep sempurna, lalu dibungkus selada & dimakan deh. Lebih enak kalau pake saos.

Kwetiaw Goreng Sapi
Ini bukan makanan asli vietnam tapi ada di menu untuk alternatif orang yang gak suka makanan Vietnam. Saya pesen ini karena ngidam makan kwetiaw sejak… ??? Hehe..
My Opinion: Kwetiawnya dimasaknya pas, gak kegendutan seperti kebanyakan kwetiaw, rasanya agak keasinan bagi saya. Daun bawangnya dipotong gede-gede, pas dikunyah rasanya lumayan lucu.

Pho Bo
Beef noodle soup served with australian sliced beef, brisket, vietnam basil, corriander leaves, onion and scallion
My Desc.: Mie putih gede kuah dengan daging, sayuran, dan ranjau cabe hijau.
My Opinion: Cuma makan sekali suap dan tidak bisa mendeskripsikannya dan sedang tidak tertarik makan kuah-kuah. Katanya ini signature dish-nya Vietopia, mungkin lain kali harus coba (dan harus bawa temen, mangkoknya gede banget cyin)

jny

Cha Phe Sua Da
Ice vietnamese coffee with sweeted condensed milk
My Desc.: Kopi susu vietnam
My Opinion: Kopi susu enak. Saya suka kopi tapi bukan penilai kopi. Bagi saya semua kopi yang sudah tidak ampasnya adalah acceptable. Selanjutnya cuma ada enak & biasa, ini enak, tapi bagi kak Amo (yang punya kafe ngupi-ngupi, kopinya lagi kurang kentel).

Psst.. Pssst.. Makan-makan ini disponsori oleh kak Amo.. Tq kak Amo semoga makin sukses klinik Spesialis & bisnisnya. 🙂

jny