All posts filed under: life

LIFE: Keluar dari Labirin

Setelah post yang lalu terbit, jadinya ada temen-temen yang open juga pernah mengalami depresi atau sedang mengalami depresi. Sebelumnya yang tau cerita di post itu hanya beberapa orang, baru kemarin aja aku coba tuangkan di blog karena momennya pas dan saat ini aku gak sedang dalam keadaan itu, jadi insyaa Allah bisa lebih objektif. Dari temen-temen yang kasih tau kisah itu, sebagiannya jadi cerita apa yang dia rasain dan nanya-nanya. Yang paling sering ditanyakan adalah kapan butuh ke dokter Sp.KJ atau psikolog dan bagaimana mengatasi depresinya? Aku berusaha menuliskan jawabannya di post ini. Advertisements

LIFE: Depresi dan Kematian

Depresi dan kematian adalah dua kata yang lagi eksis di media sosial belakangan ini. Yang satu di ranah nasional dan yang satu internasional. Yang satu sudah pasti bunuh diri dan yang satunya karena sakit (aku berharapnya beneran karena sakit). Aku ini aslinya lagi males banget nulis, tapi topik ini rasanya butuh dituangkan. Oooh, seandainya blog itu bisa ditulis hanya mengandalkan pikiran, gak usah pakai senam mata dan jari. Kenapa butuh dituliskan? Karena aku sempat alami masa-masa depresi, sempet juga bosen hidup, dan akhirnya bisa keluar dari situasi itu (setelah bertahun-tahun).

LIFE: Hari Pertama Tanpa Suki

Hari pertama tanpa Suki, rasanya beda banget. Suki itu kucing yang cerewet, kalau aku pulang ke rumah disambut dengan ocehannya yang tidak kumengerti. Suki juga tipe yang ngaduan, tetangga rumah ada yang melihara kucing ras yang gede dan suka mem-bully Suki, aku namakan dia Bombom. Kalau Suki abis digangguin sama Bombom, dia masuk rumah sambil nangis “auwuwowuowoooow”. Ah, sayang gak ada videonya.

LIFE: You Could Have It So Much Better

Sekitar tahun 2004-2005 ada band yang jadi favoritku yaitu Franz Ferdinand. Yang aku suka dari band ini adalah liriknya bisa menggambarkan apa yang kupikirkan dan bisa jadi soundtrack banget. Salah satu lirik yang kusuka ada di lagu ini yaitu “You could have it so much better, if you try!!” Wew, pas banget jadi lecutan untuk belajar saat berjuang masuk FKG UI dan melewati awal kuliah yang lumayan bikin bete gara-gara ospek, kuliah padat, dan sebagainya. Akhir-akhir ini aku kembali butuh spirit di lagu ini lagi.. Yeah! I could have it so much better! If I try..

LIFE: Terjebak dalam Labirin

Aku memvisualisasikan waktu dengan timeline sejak tahun 2010. Kenapa 2010? Karena di tahun tersebut aku mengalami perubahan hidup yang besar-besaran. Bukan perubahan yang menyenangkan pastinya. Dari tahun ini 2010 hingga sekarang aku merasa berada di sebuah labirin. Berkali-kali berusaha keluar tapi masih saja terjebak di dalamnya. Hal ini banyak mempengaruhi kepribadian dan gaya hidup. Nita berubah dari yang excited akan banyak hal (hingga akhirnya pas kuliah aku ikut beberapa organisasi sekaligus), suka olahraga (selain untuk beli buku, uang beasiswa-ku habisnya untuk beli perlengkapan gym di rumah), suka jalan-jalan, jadi Nita yang mager untuk ngapa-ngapain.

LIFE: Someone To Talk To…

Akhir-akhir ini aku lagi kangen Mbah Kung. Mbah Kung ini kakek dari keluarga Papa. Aku tinggal dengan Mbah Kung dari usia 17 bulan hingga Mbah Kung meninggal di bulan April 2006. Sedihnya pas Mbah Kung meninggal aku gak di Jakarta, malah lagi di Jogja. Mbah Kung bisa dibilang orang yang banyak ngasih pengaruh untuk aku. Kami bisa saja berkutat seharian baca buku dan merangkumnya, catatan kami sama-sama banyak. Bedanya catetanku penuh warna dan catatan Mbah Kung mayoritas pakai tinta hitam dengan tulisan sambung.