Pengalaman Belajar di Rumah Qur’an Bunda Aisyah – Saatnya Pendaftaran Periode 18!

Belajar membaca Al-Qur’an itu wajib!! Aku tau itu! Namun mencari tempat yang tepat untuk belajar Al-Quran bukan hal yang mudah. Beberapa kali aku mendaftar dan belajar di lembaga atau memilih guru ngaji, entah kenapa kurang sreg dan akhirnya malah putus asa. Faktor yang kedua yang membuat sulit untuk mencari tempat mengaji adalah kredibilitasnya, takut kalau ternyata tempat itu tergabung dalam pengajian yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah.

Di tahun 2017 akhirnya aku menemukan poster pendaftaran Rumah Qur’an Bunda Aisyah (RQBA). Yang bikin aku langsung yakin adalah salah satu pengajarnya adalah teman satu angkatan di PKTN (Pengobatan Klasik Thibbun Nabawi). Aku langsung gercep untuk mendaftar dan tes untuk penempatan kelas. Setelah itu menjadi murid di sana hingga saat ini.

Sekarang RQBA buka pendaftaran periode 18 pada tanggal 1-22 November 2020. Pendaftaran angkatan baru ini adalah hal yang dinantikan karena di periode lalu tidak ada penerimaan siswa baru karena pandemi dan waiting list yang lumayan banyak. Jika kamu rumahnya di Bekasi, Pasar Minggu, Bandung, dan beberapa daerah di Jawa Tengah, bisa nih langsung daftar.

Setelah mendaftar akan dilakukan tes secara online untuk penempatan tingkatan kelasnya. Fungsi adanya tingkatan atau kelas ini supaya memudahkan pengajaran. Saat aku tes dulu, aku masuk di kelas paling dasar yang mulai dari pengenalan huruf. Hehehe, bukan karena aku belum bisa baca huruf Al-Qur’an, tapi karena aku tidak terbiasa dengan Al-Qur’an versi Utsmani.

Ya, di RQBA ini pakainya Al-Qur’an versi Utsmani bukan yang versi Indonesia. Memang bingung pada awalnya, namun kalau sudah terbiasa terasa sama saja. Keuntungannya kalau belajar pakai Al-Qur’an versi Utsmani adalah jika kita Umrah atau Haji, Al-Qur’an-nya sama dengan yang di sana.

Apa yang Membedakan RQBA dengan Tempat Belajar Membaca Al-Qur’an Lainnya?

  • Adanya kelas atau tingkatan sehingga kita belajar dengan teman yang kemampuannya kurang lebih sama.
  • Di tingkat paling dasar, setelah pengenalan huruf, yang difokuskan adalah tentang ketukan dan harakat. Kelancaran membaca menjadi fokus utama di awal sedangkan jika di tempat lain lebih sering fokus ke makharijul huruf (cara pengucapan huruf). Susahnya mengucapkan huruf menjadi hal yang sebelumnya membuatku putus asa dalam belajar membaca Al-Qur’an.
  • Setelah dianggap bisa membaca lancar dengan harakat yang pas, baru belajar tentang tajwid dan makharijul huruf. Setelah lulus makharijul huruf bisa lanjut ke kelas tahsin dan tahfizh (menghafal Al-Qur’an).
  • Guru-guru pengajarnya ber-sanad sehingga lebih yakin membaca Al-Qur’annya tepat.

Lokasi

Sayangnya RQBA belum merata ke seluruh Indonesia. Namun saat ini ada program di mana putri-putri dari berbagai daerah di Indonesi diberikan pengajaran Al-Qur’an dan tentang sistem RQBA sehingga diharapkan saat kembali ke daerahnya bisa membuka cabang RQBA baru.

Setelah 3 tahun lebih belajar di RQBA, aku rasaya bersyukur banget bisa belajar di sini karena akhirnya bisa menemukan tempat belajar Al-Qur’an yang oke, ustadzah-ustadzahnya sabar-sabar, setiap awal belajar dihadirkan ustadz-ustadz yang kece untuk bisa memotivasi (beberapa kali mengundang Ust. Adi Hidayat).

Jadii.. kalau teman-teman bisa menjangkau cabang Rumah Qur’an Bunda Aisyah, segeralah mendaftar!! Mumpung jiwa masih dikandung badan.

Ps. Hari ini aku ujian untuk kenaikan tingkat, doakan yaaa.. 🙂

4 thoughts on “Pengalaman Belajar di Rumah Qur’an Bunda Aisyah – Saatnya Pendaftaran Periode 18!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.