All posts tagged: Selfnotes

MILESTONE: Januari 2015

Kalau ingat galau-galaunya aku di bulan September lalu, kayak gak nyangka bisa sampai di titik ini. Rasanya waktu itu semuanya gelap, seperti melangkah maju dengan mata tertutup, gak tau mau ke mana dan ngapain. Menyedihkan ya? Di bulan Januari ini banyak hal yang bikin happy, bikin senyum, dan bikin makin optimis. Advertisements

LIFE: Strength and Weakness

#6 What are your strength? Kreatif. Kreatif dalam hal membuat prakarya atau hias-menghias. Kreatif pula dalam menelurkan ide-ide baru. Memori bagus. Khususnya dalam mengingat kejadian atau momen. Mungkin karena rutin nulis diary dan blog, ingatan saya jadi cukup bagus untuk mengingat suatu kejadian, kadang saya bisa sampai ingat tanggal atau hari pastinya. Dokumenter yang baik. Saya jadi tempat teman-teman saya meminta e-book, foto slide seminar, foto-foto perjalanan, mp3 kajian, hingga catatan kuliah. #7 What are your weakness? Last minute person. Suka nunda-nunda pekerjaan. Susah fokus. Karena saya punya banyak minat, saya jadi susah fokus. Akhirnya harus saya eliminasi hobi-hobi yang lain, salah satu yang saya pertahankan adalah ngeblog. Masih suka gampang nge-drop secara mental. Hiks. Kurang rapi. Lebih lengkapnya bisa dilihat di post ini. 🙂 🌼Post ini dibuat untuk menjawab pertanyaan “25 Questions That Help You Understand Yourself and Unlock Your Potential” dari lifehack.org🌼

LIFE: Berani Mengambil Resiko?

#4 Are you comfortable with taking risk? Sepertinya tidak, saya sukanya main aman. ^_^ Saya tau dalam poin ini saya gak kece. Tapi saya suka lingkungan yang stabil, yang gak banyak gonjang-ganjing, dan gak mempertaruhkan sesuatu. Selama ini hidup saya sudah penuh drama, saya capek. Tsaaah, dipake curcol. 😀

LIFE: About Disorganized Environment

#3 Are you comfortable or uncomfortable in disorganized environment? Ini pertanyaan yang bikin bingung menjawabnya. Bagi yang kenal saya dan sering ke rumah saya (khususnya ke kamar), pasti tau kalau kamar saya itu susah rapi. Setelah diberesin, disapu, dan dipel memang menjadi rapi tapi nggak lama karena saya suka ngutak-atik pernak-pernik, baca ini-itu, belum selesai yang satu lalu mulai yang lainnya, yang sebelumnya belum diberesin udah nambah berantakan lagi. Makanya saya berpikir kalau nikah nanti saya butuh satu ruangan khusus untuk hobi, seperti pas masih tinggal di Pondok Kelapa, saya menguasai dua kamar. 😀

LIFE: Mau di Mana?

Pas kelas 1 SMA saya ulangan Fisika. Soalnya ada 5, jawaban saya salah semua, tapi masih dapat nilai 2 plus dipanggil ke depan kelas. Malunya. Saya lalu berusaha belajar fisika, di ulangan selanjutnya saya dapat nilai 7, lalu nilai ulangan selanjutnya menjadi 9 dan 10. Setelah dapat nilai bagus, saya tetap dipanggil ke depan kelas, kali ini supaya gak bisa ngasih contekan ke teman yang lain.