Journal, life

LIFE: Berani Mengambil Resiko?

#4 Are you comfortable with taking risk?

Sepertinya tidak, saya sukanya main aman. ^_^

Saya tau dalam poin ini saya gak kece. Tapi saya suka lingkungan yang stabil, yang gak banyak gonjang-ganjing, dan gak mempertaruhkan sesuatu. Selama ini hidup saya sudah penuh drama, saya capek. Tsaaah, dipake curcol. 😀

Nyaris di segala hal saya main aman, salah satunya dalam dunia per-ko-as-an. Pas jaman ko-as, saya termasuk yang gak berani kerja kalau belum siap dan mantab dulu, bukan tipe yang asal terjun, soalnya kalau salah-salah yang dirugiin kan manusia. Emang sih hal ini yang menjadi salah satu hal kenapa saya telat lulus.

Dalam urusan kerjaan juga begitu, sukanya berada dalam comfort zone. Tapi sadar juga kalau dalam hidup kita harus berkembang. Untuk berkembang ada cara yang lambat ada juga yang cepat, yang cepat biasanya harus mempertaruhkan sesuatu. Apa yang dipertaruhkan? Harta, jabatan, kredibilitas, kebebasan? Saya tidak suka terikat, oleh karena itu saya gak berani mengambil resiko yang membuat saya terikat pada sesuatu.

Pas lagi jawab prompt ini, pas banget saya sedang menghadapi sebuah pilihan sulit. Tawaran yang menggiurkan tapi saya gak berani konsekuensinya.

🌼Post ini dibuat untuk menjawab pertanyaan “25 Questions That Help You Understand Yourself and Unlock Your Potential” dari lifehack.org🌼

Advertisements

12 Comments

  1. hidup emang penuh pilihan ya mbak dan di setiap pilihan ada resikonya masing2… Buat saya juga susah untuk tinggalin zona ama… Tapi saya sedang dalam masa belajar untuk lebih berani menentukan pilihan 🙂

    • Sama.. Sedang belajar untuk berani menentukan pilihan.. Tawaran yang ada memang memberikan kesempatan untuk berkembang banget, tapi apakah itu bikin aku happy? Kayaknya nggak, jadinya memutuskan untuk nolak.. Padahal biasanya aku gak berani nolak, hahaha..

  2. Tergantung resiko dan hasil yang didapat mba … klo kita merasa bisa n punya kemampuan itu kenapa ngga dicoba … 😀

  3. Saya berani ambil resiko lho… Kalo gak gitu, saya gak bisa ke Bromo, ke Bororbudur, ke Jakarta sendirian… 😀

Comments are closed.