Month: February 2015

BLOGZONE: Ciri-ciri Blog Eksis

Sebelumnya kita udah bahas ‘Ngeblog tentang apa?‘, naah di akhir post kan aku sebutkan mau pakai niche atau tanpa niche tetap aja kalau pengen blognya eksis ya harus kerja keras. Definisi eksis yang kupakai bukan eksis karena banyak-banyakan komentar, follower, like, dan sebagainya, tapi lebih ke blog yang bisa survive dan tetap punya pembaca setia (bahkan makin berkembang!). Di post ini aku merangkum poin-poin yang dimiliki oleh blog yang aku anggap eksis dan menurutku gak ada yang bisa dianggap pekerjaan ringan. 😀

EVENT: Ikutan BBMeetUp Yuk..

2 minggu lalu badanku ngedrop, mulai gak enak dari hari Selasa dan besoknya demam. Pas sakit aku jadi gak pernah mikirin muka, cuci muka aja dan gak oles-oles sesuatu lagi, hasilnya kulit kering, kusam, dan pucat. Setelah badannya enakan aku terkena serangan susah tidur (karena sebelumnya kebanyakan tidur), jadinya nambah lagi masalah mukaku yaitu tambah kantung mata Pak Jokowi (dulunya Pak SBY, tapi sekarang Pak SBY kan udah seger, hehehehe).

EF#5 Happy-Go-Lucky Community

Admins of BEC choose this week’s English Friday Topic with purpose, not just to be narcissistic, hehehe.  We know we’re still lack in many areas so we need to hear members’ testimonial and critic about our 1st month journey. We had read most of members’ submission and their were touched us a lot. Now we have the fuel to makes BEC better. 🙂

BLOGZONE: Ngeblog Tentang Apa? Harus Punya Niche?

Para blogger baik yang baru mau pun yang lama pasti pernah mengalami kegalauan ini.. Mau ngeblog tentang apa? Sebenarnya jawabannya sederhana aja siih, ngebloglah tentang hal-hal yang kita suka. Tapi katanya supaya bisa eksis suatu blog kan harus punya ciri khas, ciri khas itu berarti niche kan ya? Jadi blog harus punya niche? Lalu niche apa yang harus dipilih?

DRGNITA: Instruksi Setelah Pencabutan Gigi

Pencabutan gigi merupakan prosedur kedokteran gigi yang sering ditunda-tunda oleh pasien. Pada umumnya pasien cukup puas dengan sembuh karena obat, padahal obat diberikan hanya sebagai persiapan percabutan gigi. Gigi yang bermasalah apabila tidak dicabut kemungkinan besar akan menimbulkan sakit lagi. Jika dibandingan, sakit karena pencabutan gigi gak sesakit sakit gigi itu sendiri, jadi daripada mengalami sakit berulang lebih baik sakit sekali saat pencabutan gigi. Naaah setelah berani melakukan pencabutan gigi, ada beberapa instruksi yang harus dipatuhi oleh pasien, yaitu…