Tag Archives: skincare

BEAUTY: Koleksi Pelembap Oktober 2018

Tanpa sadar pelembap yang ada di rumah semuanya dalam bentuk sample dan merek Korea!

Selama ini aku cuek aja saat milih pelembap karena mikirnya yang penting bisa berfungsi melembapkan kulit. Kriteria yang kupakai saat memilih pelembap juga bukan yang ribet: yang penting gak mengandung bahan aktif dan nyaman dipakai.

Continue reading BEAUTY: Koleksi Pelembap Oktober 2018

#EMPTIES: Nature-E Daily Nourishing Face Mist

Masih nyisa sedikiiiit lagi…

Natur-E Daily Nourishing Face Mist ini nyaris habis bukan karena dipakai di muka! Hahahhaa. Tapi karena Mamaku salah kaprah, ngiranya ini parfum. Aromanya emang lumayan nyentrong sih.

Continue reading #EMPTIES: Nature-E Daily Nourishing Face Mist

#EMPTIES: Hada Labo Ultimate Moisturizing Cleansing Oil

Tahun 2013 adalah tahun dimana aku pertama kalinya mencoba cleansing-oil. Waw! Seperti magic! Produknya dioleskan ke wajah yang penuh dengan make-up, diusap-usap, lalu dibilas dengan air, dan seketika semuanya melebur dan luluh. Setelah dibilas tak ada lagi rasa berminyak seperti yang dibayangkan. Wajah seketika bersih sih sih. Kekuatan macam apa ini?

Cleansing oil yang saat itu aku pakai adalah Hada Labo Ultimate Moisturizing Cleansing Oil. 🙂

Continue reading #EMPTIES: Hada Labo Ultimate Moisturizing Cleansing Oil

Beauty: The Bath Box Goats Don’t Lie – Original, Tea Tree, & Ocha

Di tahun 2015 ada acara BB Meet Up dan di event itu aku dapat paket dari The Bath Box yang berisi Sabun Goats Don’t Lie Original dan Lip Balm (aku sudah review lip balmnya). Aku pakai banget sabun dan lip balmnya. Beberapa saat kemudian aku berasanya kok kulit badanku jadi jauh lebih halus walau tanpa body lotion, lalu aku berpikir ini sayang banget kalau dihabisin untuk jadi sabun badan mendingan buat muka! Ternyata emang oke juga buat muka.

Continue reading Beauty: The Bath Box Goats Don’t Lie – Original, Tea Tree, & Ocha

BEAUTY: Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask [Cica]

innisfree-jeju-clay-mask-cica.jpg

Biasanya kalau datang ke counter skincare dan makeup Korea yang di Indonesia aku menahan diri untuk beli sesuatu karena harga di counter dan online shop bisa jauh banget. Untungnya (atau malangnya?) harga Innisfree di counter gak beda jauh dengan harga online, keracunan deh beli Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask [Cica] dan pelembap yang varian green tea.
Continue reading BEAUTY: Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask [Cica]

BEAUTY: Cosrx Whitening Power Essence

wp-1530167872871..jpg

Saat review ini dibuat, Cosrx Galactomyces 95 Whitening Power Essence ini sudah sukses kuhabiskan! Saat habis, ternyata bener-bener habis. Hhhm, maksudku.. Kemasannya dalam bentuk pump kan ya, biasanya kalau sudah gak keluar lagi saat dipencet pompanya masih bisa kita dapatkan produknya dengan memposisikan kemasan dalam keadaan terbalik, sayangnya gak berlaku untuk produk ini, sudah kubalik tapi tetap saja gak ada produk yang bisa digapai.

Continue reading BEAUTY: Cosrx Whitening Power Essence

BEAUTY: Pyunkang Yul Essence Toner

Siapa yang kalau habis cuci muka rasanya gak afdhol kalau gak pakai toner plus kapas dulu? Aku begitu. Alasannya karena kadang kualitas air di rumah gak oke sehingga supaya bener-bener yakin kulitku bersih, aku pakai toner dengan kapas. Karena kulitku relatif sensitif, memilih toner adalah suatu perjuangan. Salah satu toner yang menarik perhatianku adalah Pyunkang Yul Essence Toner.

IMG_0531-01.jpeg

Continue reading BEAUTY: Pyunkang Yul Essence Toner

BEAUTY: Pengalaman Pakai Vitacid (Retin A)

Pertengahan tahun lalu kulitku break out parah akibat banyak mencoba skincare. Alasan mencoba skincare karena pengen upgrade, hehehe, padahal udah cukup puas karena pakai Missha Time Revolution. Pas lagi fase itu pakai apa aja rasanya salah, kulitku gampang banget tersumbat pori-porinya lalu jadi banyak jerawat yang mendem-mendem gitu. Rasanya udah stuck banget.

Karena permasalahan terbesar saat itu adalah pore clogging, aku lalu inget untuk pakai retin A. Karena retin A bisa bantu untuk mengeluarkan racun-racun dari dalam, resikonya adalah ada fase jerawat-jerawat makin banyak keluar, kulit semakin sensitif, dan ada kemungkinan jadi gampang gosong kalau sunscreen-nya gak oke. Jika racun-racunnya udah keluar hasilnya biasanya oke, pori-pori makin kecil dan bonusnya bisa ngurangin keriput. Kupikir sekarang ini waktu yang tepat untuk pakai Retin A, karena udah kepala 3 dan belum ada rencana hamil dalam waktu dekat (karena Bapaknya belum muncul, hahaha). Retin A yang kupilih adalah Vitacid yang 0.025 dan 0.05.

Di awal pemakaian gak bisa langsung pakai setiap hari, tapi beberapa hari sekali, pas udah mulai kuat kulitnya baru deh pakai setiap hari. Sekarang ini aku pakai yang kadar 0.025 setiap hari selasa, jumat, sabtu, dan minggu dan pakai kadar 0.05 setiap hari senin dan kamis. Kenapa begitu? Karena yang kadar 0.025 ada di rumah Bekasi dan 0.05 ada di rumah Cikarang, hahaha.

20180114213335_IMG_0351-01.jpeg

Di awal pakai tentu saja jerawat-jerawat jadi pada keluar, tapi ya pede aja. Setiap ditanyain kenapa jerawatan jawabannya adalah “Emang sengaja dikeluarin”. Jerawat awal-awal yang lumayan gede dan mendem, ngeselin deh pokoknya. Setiap muncul jerawat yang gede dan ada isinya (cystic acne) aku pakai sticker jerawat aja supaya tangan gak gatel untuk ngutak-atik. Jerawat yang banyak keluar pada saat pakai retin-A disebut dengan purging. Apa itu purging? Cek video ini ya..

Yang menjadi tantangan adalah skincare lainnya apa? Karena Retin A ini adalah asam yang kuat sehingga skin barrier pun terancam sehingga selain pore clogging, ada satu faktor lain yang bikin kulit jerawatan yaitu jerawat radang karena merespon skincare yang kupakai. Kebayang gak?

Jadi begini. Radang itu suatu bentuk pertahanan tubuh karena sebuah serangan, tanda dari radang itu kemerahan, panas, bengkak, dan fungsinya terganggu. Jerawat merupakan salah satu jenis radang. Pas skin barrier kita terganggu, serangan dari luar bisa memicu radang (salah satu serangan adalah skincare) yang menghasilkan jerawat. Berbeda dengan jerawat pore clogging, jerawat karena skin barrier terganggu biasanya kecil-kecil sekitar 1 mm tapi langsung banyak. Haha.

Kriteria skincare yang kucari untuk menemani perawatan menggunakan Retin A:

  1. Cocok untuk kulit sensitif, bisa dipakai pas kulit lagi sensitif banget.
  2. Bisa bantu memperbaiki skin barrier.
  3. Bisa mengatasi kulit kering.

Hampir semua skincare aku langsung cari yang ringan, simple, dan bisa untuk kulit sensitif tapi harus tetep nyenengin, hehehe. First cleanser kembali pakai oil cleanser sehingga gak perlu usrek-usrek pakai kapas. Second cleanser jadi pakai yang busanya minimal. Butuh pakai toner untuk menenangkan kulit, seneng banget deh bisa nemuin Pyunkang Yul dan Klairs supple preparation toner. Yang perjuangan adalah mencari sunscreen, tapi Alhamdulillah bisa nemuin Etude House Sunprise Mild Watery Finish, mau kulit lagi iritasi pun sunscreen ini gak bikin perih pas aplikasinya.

Skincare yang bisa bantu memperbaiki skin barrier itu Cosrx snail essence. Cosrx ini suuuuper banget! Sebelum pakai Cosrx, setiap pakai Retin A kulitku langsung iritasi, gak nyaman banget deh. Setelah pakai Cosrx kulit jadi berasa lebih tenang gitu. Pokoknya Retin A ditambah Cosrx Snail Essence memang kombinasi yang ciamik! Untuk moisturizer aku pilih Etude House, dari namanya aja udah ada skin barrier-nya. Hahaha.

Dengan pakai Cosrx dan Etude House setelah pakai Retin A, lumayan ampuh mencegah kulit kering. Tapiii ada kalanya ya kering juga kalau udah lumayan lama, jika ini terjadi yang jadi penolong adalah The Body Shop Oil of Life yang kupakai sebelum Retin A. Aku pakai TBS Oil of Life setelah toner dan sebelum retin A supaya TBS Oil of Life bisa terserap duluan dan lumayan mengatasi kering dan jadi penghalang supaya si Retin A gak banyak yang meresap ke kulit.

Setelah dapat kombinasi yang ciamik ini ditambah berjalannya waktu, sekarang pakai Retin A gak menimbulkan kendala yang ngeselin. Jerawat masih suka muncul, kadang juga ada cystic acne yang bisa karena abis pakai foundation yang berpotensi menyumbat pori-pori, tapi yang gak masalah. Yang jadi masalah sekarang adalah bekas jerawatnya dan berhubung sebelumnya jerawatan hampir semuka, mukaku jadi tampak lebih gelap! Hahaha. Retin A bisa menghilangkan bekas jerawat sih cuma belom nih, sekarang lagi nambah essence yang punya efek brightening yaitu Cosrx Whitening Power Essence. Semoga berhasil!

 

#EMPTIES Hada Labo, Laneige, Ovale, dan Klairs

20180117090651_IMG_0378~01.jpg

Ada produk skincare wajah yang akhirnya bisa habis adalah suatu PRESTASI! Karena seringnya produk-produk yang kucoba berakhir dengan kadaluarsa atau dihibahkan ke teman karena langsung bikin iritasi atau awalnya cocok tapi makin lama malah bikin kesel. Mumpung ada 4 produk yang berhasil kuhabiskan, kubuat post empties-nya saja.. Hoho..

Hada Labo Perfect 3D Gel

Produk ini nyenengin karena teksturnya yang gel bening dan seperti slime, gampang kembali ke bentuk semula. Kandungannya lumayan menjanjikan ada hyaluronic acid, arbutin, dan bahan pencerah lain tapi sayangnya gak berhasil bikin kulitku cerah setelah pakai ini, haha. Efek yang lumayan signifikan cuma sukses ngasih hidrasi aja, tapi tricky juga. Kadang setelah pemakaian kulit jadi terasa plump tapi kadang juga bikin jerawatan karena saking lembapnya. Karena tricky, aku gak akan beli lagi. Hehehe.

Klairs Supple Preparation Facial Toner

Toner paling oke yang pernah kucoba! Seger, melembapkan, menenangkan kulit, dan aromanya enak. Sekarang udah botol ke-dua, mungkin akan beli lagi-beli lagi. Suka!

Ovale Micellar Cleansing Water

Daya bersihnya lumayan oke, murah meriah banget, tapi kadang bikin perih. Aku lebih milih Garnier atau The Saem.

Laneige Fresh Brightening Cleansing Oil

Tekstur cleansing oil-nya lumayan cair dan aromanya enak banget. Sayangnya kalau pakai cleansing oil yang cair gini bawaannya pengen usrek-usrek muka lebih lama sambil ngeluarin whitehead, lalu kulitnya berakhir dengan merah-merah iritasi deh. Untuk menghindari hal itu, aku jadi lebih suka cleansing oil yang kental, Hada Labo misalnya.

Tahun 2017 lalu aku boros banget untuk belanja skincare, pengennya tahun ini bisa hemat-hemat. Makanya jadi banyak review skincare (yang kebanyakan malah gak cocoknya, haha) supaya pengalaman coba skincare-nya terabadikan. Review skincare itu juga lumayan lho untuk ngedatengin pembaca (lalu banyak yang liat iklan, wordads-nya lumayan dan siapa tau bisa balik modal). Haha!

Ps. Udah agak lumayan keder untuk post a day nih. Hehehe. Tapi tetep semangat lah!