
Katanya kalau pakai fountain pen harus rajin cuci pulpennya. Buat apa? Entah lah.. Karena katanya begitu, akhirnya aku cuci aja pulpennya pakai air.

Katanya kalau pakai fountain pen harus rajin cuci pulpennya. Buat apa? Entah lah.. Karena katanya begitu, akhirnya aku cuci aja pulpennya pakai air.

Di tahun 2015 ada acara BB Meet Up dan di event itu aku dapat paket dari The Bath Box yang berisi Sabun Goats Don’t Lie Original dan Lip Balm (aku sudah review lip balmnya). Aku pakai banget sabun dan lip balmnya. Beberapa saat kemudian aku berasanya kok kulit badanku jadi jauh lebih halus walau tanpa body lotion, lalu aku berpikir ini sayang banget kalau dihabisin untuk jadi sabun badan mendingan buat muka! Ternyata emang oke juga buat muka.
Continue reading Beauty: The Bath Box Goats Don’t Lie – Original, Tea Tree, & Ocha
Udah dari jaman aku TK Ultra Milk jadi favorit banget! Padahal dulu cuma ada rasa Cokelat, Strawberry, dan Plain. Lalu muncul rasa Mocca dan langsung jadi game changer bagi penyuka kopi seperti aku.

Akhir bulan lalu Orang Tuaku berangkat Haji. Alhamdulillah. Si Mama minta untuk dibawakan sunblock, daripada beli mendingan lihat koleksi yang aku punya di rumah kan? Sambil dipilih-pilih, sekalian saja ku-review di sini.

Ayo lihat bentuk termosnya yang menggemaskan dengan warna pink unyu.
Kamu ingin memilikinya kan?
Aku terbiasa pakai dua ponsel.
Yang satu untuk hal-hal yang inti seperti telpon, whatsapp, e-mail, dan aplikasi-aplikasi sederhana lainnya.
Yang satu berisi lebih hal yang lebih beraneka ragam. Hhhm, awalnya aku pakai tablet untuk fungsi ini, namun kurang praktis, akhirnya aku pilih pakai ponsel dengan layar besar. Dengan layar yang besar jadi leluasa untuk main games, edit foto, baca buku, buka video, dll.
Kemarin saat aku lagi main The Sims Freeplay, ponselku yang ukurannya lebih besar tiba-tiba mati dan tidak mau di-charge. Sudah ditunggu lama dan ganti charger belum bisa membangkitkannya (charger yang biasa kupakai juga eror! Asem). Insyaa Allah baru besok bisa dibawa ke tempat service.
Aku terbiasa pakai dua ponsel.
Hahaha.
Dilihat dari sisi serunya, uhm, jadi bisa mikirin mana yang benar-benar kuperlukan dan mana yang tidak. Di ponsel itu karena kapasitasnya luas, aku memang jadi asal install aja, akhirnya malah jadi ditraksi. Aku juga jadi lebih milih untuk nonton-nonton dari pada baca atau menulis. Padahal aftertaste-nya lebih memuaskan kalau kita membaca atau menulis sesuatu.
Hhhhm, hari ini baru beberapa jam bertahan pakai satu ponsel saja dan akhirnya kembali menyentuh laptop. Jadi kembali asik-asik baca blog dan sedikit komen-komen di blog lain. Aku juga akhirnya nulis post ini. Hehehe.
Aku jadi mempertimbangkan untuk hanya pakai satu ponsel aja (tapi tetep harus upgrade karena ponsel yang ini spec-nya kurang memadai) dan lebih rajin buka laptop.
Yang paling kuinginkan tentu saja: Ponsel yang itu bangun dari hibernasinya dan aku sudah lebih bisa jaga waktu saat memakainya.

Biasanya kalau datang ke counter skincare dan makeup Korea yang di Indonesia aku menahan diri untuk beli sesuatu karena harga di counter dan online shop bisa jauh banget. Untungnya (atau malangnya?) harga Innisfree di counter gak beda jauh dengan harga online, keracunan deh beli Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask [Cica] dan pelembap yang varian green tea.
Continue reading BEAUTY: Innisfree Jeju Volcanic Color Clay Mask [Cica]
Aku sangat menahan diri dari install dan main games karena kutau sifat burukku. Aku tuh kompetitif sama diri sendiri, saat ada games yang butuh dipecahkan pasti akan dipikirin banget, setelah terpecahkan gak berhenti sampai di situ, aku pasti ingin dapetin high-score.
Continue reading The Sims Freeplay