Nendes Kombet – NK Cafe Malang

Gara-gara PPKM, kami sekeluarga jadi gak pernah kemana-mana kecuali Pak Suami yang harus tetap bekerja. Aku yang sejatinya lebih suka di rumah akhirnya merasa jenuh juga. Pak Suami masih bisa ketemu teman-temannya, si Anak masih sekolah online, aku gini-gini aja sampai gak berasa lagi perbedaan hari-hari. Biasanya untuk melepas jenuh, Pak Suami ngajakin kami jalan-jalan tapi di jalan aja alias di dalam mobil aja, nah pas PPKM itu mau jalan-jalan di dalam mobil pun sulit karena jalanan ditutup di berbagai titik. Akhirnya ya muter-muternya cuma bisa di lingkungan rumah saja.

Continue reading Nendes Kombet – NK Cafe Malang

Kembali ke Sekolah

Setelah lulus kuliah aku beberapa kali galau mau lanjut sekolah lagi apa nggak.. Eeeh, sekarang kayak dipaksa balik ke Sekolah. Literally ke Sekolah (bukan Kuliah). Tapi Alhamdulillah jadi belajar Bahasa Arab, Insyaa Allah bermanfaat.

Semangat!

Ps. Besok si anak ada tes Bahasa Arab, aku yang deg-degan. 😅😅😅

Nature-E Advance Anti-Aging Night Cream #PakaiSampaiHabis

Apa yang menjadi motivasi kamu untuk memakai skincare?

Jawabannya ternyata relatif, tergantung situasi dan kondisi saat itu.

Pas sebelum nikah inginnya bisa merawat wajah yang optimal. Kulit bisa secerah mungkin, tekstur kulit makin halus, bekas-bekas jerawat memudar, pokoknya glowing maksimal.

Hasilnya gak pernah berhasil glowing maksimal, tapi naik dan turun. Kadang berhasil glowing, kadang juga rewel, soalnya gatel banget untuk coba-coba produk kalau ada yang baru di pasaran.

Continue reading Nature-E Advance Anti-Aging Night Cream #PakaiSampaiHabis

Kembali Bertransisi – Mulai Sekolah Luring!

Sadar akan mengalami perubahan hidup yang sangat drastis, aku memberikan waktu untuk diriku sendiri untuk beradaptasi yaitu selama 3 bulan. Pas menyelesaikan bulan ke-3, aku sempat merasa lega karena akhirnya bisa dapat ritme yang nyaman. Well, ternyata masih harus penyesuaian lagi karena ada transisi baru:

Awal September ini anak-anak mulai sekolah luring!

Continue reading Kembali Bertransisi – Mulai Sekolah Luring!

Buku 1Q84 – Haruki Murakami

Sebagai seorang yang introvert, aku cukup menikmati karya-karya Haruki Murakami. Karakter utama di novelnya biasanya seorang yang sangat suka sendirian dan asik dengan pikirannya sendiri. Yang aku suka setelah membaca Norwegian Wood, Sputnik Sweetheart, After The Quake adalah Haruki Murakami seperti bisa mengartikulasikan apa yang ada di pikiranku (walau seringnya aku tidak seaneh karakter yang dia angkat, hehehe).

Dari dulu pengen banget baca buku 1Q84 namun terintimidasi dengan banyaknya jumlah halaman. Aslinya buku ini terbagi menjadi 3 jilid, namun versi Bahasa Inggrisnya dijadikan satu buku. Berhubung buku aslinya lumayan mahal, aku lebih milih baca versi e-book di Bookmate.

Continue reading Buku 1Q84 – Haruki Murakami

Berseberangan Dengan Prinsip Childfree

Beberapa kali aku denger cerita beberapa temanku yang memutuskan untuk menikah tanpa memiliki anak, aku netral saja tentang itu karena itu hidup mereka dan mereka pasti punya banyak pertimbangan hingga sampai kepada keputusan itu. Cerita itu aku anggap sebagai pengetahuan, “Oh ternyata ada ya pasangan yang bersepakat untuk tidak memiliki anak”. Awalnya memang terasa aneh, tapi makin lama terasa lumrah-lumrah saja.

Lalu akhir-akhir ini isi Instagramku jadi banyak banget yang bahas tentang childfree, tentu saja mayoritas kontra dengan itu. Pikirku pasti lagi ada orang yang berpengaruh yang memutuskan untuk childfree nih. Oh, ternyata Gita Savitri influencer yang dimaksud, ya sudah fantas kenapa responnya bisa jadi begitu..

Continue reading Berseberangan Dengan Prinsip Childfree