BLOGZONE: Plus Minus Post A Day

Akhir-akhir ini saya lagi kepoin resolusi blog 2015 para blogger dan saya baca ada beberapa blogger yang menargetkan untuk posting setiap hari atau post a day. Hal ini menarik karena saya sebelumnya konsisten untuk posting setiap hari dan di tahun ini justru memutuskan untuk posting beberapa hari sekali saja. Saya tertarik melakukan post a day karena merasa tertantang dan kayaknya keren kalau bisa post a day, lalu iseng-iseng coba dan ketagihan. πŸ˜€

Untuk bisa post a day ada tips dan triknya, tapi bukan itu yang mau saya bahas kali ini. Yang saya mau bahas sekarang adalah tentang keuntungan dan kerugian melakukan post a day, menurut saya tentunya. πŸ˜‰

Keuntungan Post A Day

Menjaring traffic untuk blog yang baru berkembang.

Untuk blogger baru atau blogger lama yang ingin menghidupkan kembali blognya, post a day sangat saya rekomendasikan supaya blognya lebih cepat terisi post-post yang bisa menjaring pembaca. Sumber traffic dari blog baru biasanya pembaca yang terjebak lewat link yang kita sebarkan, jika blognya menarik mereka bisa follow dan jadi pengunjung setia. Untuk blog baru, post a day bisa naikin traffic secara signifikan. πŸ˜€

Menumbuhkan kebiasaan menulis rutin.

Dengan post a day kita dipaksa untuk banyak menulis. Awalnya memang berat, tapi lama-lama akan terbiasa.

Merangsang munculnya ide-ide seru.

Dari pengalaman saya dan teman saya yang melakukan post a day (baca: Mas Dani) jarang tuh yang namanya kehabisan ide, semuanya bisa dijadiin ide tulisan, bahkan kadang bisa muncul banyak ide tapi waktunya yang tidak memadai.

Kerugian Post a Day

Susah menjaga kualitas.

Menjaga kualitas setiap post pada saat post a day merupakan hal yang berat, kadang demi bisa post di hari tersebut saya menulis post yang sifatnya cuma buat pengisi saja (filler post).

Post menjadi tidak tepat sasaran.

Saat saya buat post dengan niat, post tersebut menjadi highlight cuma satu hari, besoknya sudah berganti dengan post lainnya dan bisa saja post lain tersebut adalah filler post. Pembaca yang datang jadi gagal fokus, bukannya baca post yang bermanfaat tapi malah baca yang filler post saja. Huhuhu..

Aktivitas ngeblog lainnya menjadi terbengkalai.

Selain posting, masih ada aktivitas ngeblog lain yang butuh dilakukan supaya blog tetap eksis yaitu blogwalking, membalas komentar, dan sebagainya. Saat saya melakukan post a day kegiatan sosialisasi di blog jadi kurang saya perhatikan, komentar di blog sendiri pun terkadang tidak sempat saya respon dan bikin merasa bersalah.

Tentang traffic.

Bagi blog yang sudah lumayan lama dan punya traffic yang stabil dari search engine, post a day tidak menaikkan jumlah traffic secara signifikan, ini yang saya simpulkan dari annual-report 2014 blog saya sendiri. Oleh karena itu di tahun ini saya pilih tidak post a day sehingga di hari yangΒ  tidak ada jadwal post-nya bisa saya gunakan untuk kejar tayang blogwalking dan jawabin komentar yang masuk. πŸ™‚

Walau sudah tidak berkomitmen untuk post a day lagi jadwal rutin post di blog harus tetap ada supaya blog tetap fresh. Jadwal blog saya yang sekarang adalah setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Ahad. InsyaAllah dengan tema tertentu per-harinya.

Bagaimana manteman, adakah yang tertarik untuk post a day atau mau menambahkan poin-poin di atas? πŸ˜‰

82 thoughts on “BLOGZONE: Plus Minus Post A Day

  1. Aku aja mau one post-one week aja udah Alhamdulillah kalo bisa konsisten.. ga sanggup deh kalo one post-one week πŸ˜€

  2. Stujuu mbaak.. aku lebih sukaa post ga tiap hari tapi bermanfaat, ga nyampah (even kadang saya juga masih suka nyampah hehe)
    Malah banyak udah ada di draft ga dipublish gara2 mikir agak kurang penting hahaha..

    smangat2.. intinya yg penting enjoy ngeblog.. salam kenal mbak.. makasih sudah follow sayaa.. jadi smangat ngeblog ngeliat blog mbak yg rameee.. ^^

  3. yeeeyy, sikasik dapet ilmu baru dari ibu dokter :))
    kebetulan aku baru menghidupkan lagi blog aku yang sempet berdebu nih, hheheh. cuma kok jadi galau yah pengen pindah ke wordpress, kayaknya di sini seru. hikss

    anway salam kenaal mba nitss, aku mau main-main lagi ke sini ahhh
    hhehhe πŸ˜€

  4. Aku pernah coba post a day bulan Juni tahun lalu, Kak, kerasa capeknya (apalagi kalau nggak sempat, dibayar di hari lain), tapi seru, sih πŸ™‚
    Hmm..post a day lagi nggak yaa… *mikir*

  5. Posting per hari emang jadi ngga punya niche, soalnya jatuhnya random banget. Hahah.. πŸ˜€ Tapi selama enjoy aja ya ngga papa sik,

      1. Huhuhuhu ini yang harus diakali. Aku lagi berusaha disiplin dengan jadwal dan time managementku. Ntar ngerti klo udh baca postinganku wkwkwkw *menggiring*

  6. Saya masih belum mampu melakukannya itu. Ide sudah banyak, tepi ketika ide ditulis kok banyak sekali pertimbangan dan pemikiran2 yang ruwet. Jadinya gagal posting de

  7. Wuoooooh. Muantaaabhhh. Emang Nit. Traffic ga terlalu terpengaruh. Ini sampe jam segini belom bikin postingan traffic masih terjaga. Jaga kualitas emang susyeeeeh kalo postaday. Wkwkwkw.

  8. Poin “Post menjadi tidak tepat sasaran” kayaknya cukup merugikan ya Nit, hehehe.. Apalagi yang kesasar di blog biasanya cuma baca post awal doank

  9. kayaknya saya belum nyampe ilmunya untuk bisa post a day. seminggu 2 posting aja dah ngos2an. disamping soal waktu yg belum bisa diatur, ngatur fokus jg masih berantakan.

  10. Blog juga punya annual report ya, hehe.
    Hmm, tentang post a day, menarik Mbak, banyak keuntungannya juga (apalagi buat blogger baru seperti saya), cuma saya masih belum begitu yakin apa napas saya cukup panjang untuk bisa a post a day. Dulu pernah punya pengalaman dikejar-kejar (meski dikejar-kejar diri sendiri, sih) sampai napas saya habis dan literally I’m dead. Hihi.
    Jadi untuk sekarang saya belum bisa, cuma supaya tetap konsisten, saya usaha tulis sekian ratus kata per hari, dengan jadwal posting belakangan.

    Maaf Mbak, jadi panjang. Hehe.

      1. Wah iya? Keren banget. Tapi kenapa 2014 kemarin saya tidak dapat annual report? Apa karena wordpress ini baru, ya?

  11. Aku tahun 2013 yang berhasil hampir tiap hari posting. Tahun 2014 turun drastis. Tahun ini pengennya 1 minggu min 2 kali posting. Emang sih dulu pas rajin posting itu pasti ada aja ide buat nulis. Kalau sdh mulai bolong2 malah keterusan deh

  12. saya sudah lama ngelakuin post a day. jadi kalau nggak ngepost jadi seperti ada yang hilang. tapi ya emang kadang postingannya enggak terlalu berbobot dan mengikuti mood apa aja yang ingin ditulis.
    lagi rame bikin puisi, ikut. bikin flas fiction, ikuut.
    rame2 ef… juga ikuuuut πŸ˜€

  13. Saya juga pernah post a day, tp cuma sebulan mbak… Pas ramadhan… Dan iya, saya ngrasa susah jaga kualitas… Jd terkesan sekedar memenuhi target doang…

  14. aku tergantung munculnya ide mbak Nita. Dulu pernah nyobain post a day di blog yang lama selama satu bulan, terus ngos-ngosan, ga mau lagi πŸ˜†

  15. Gak ngejar post a day juga sih. Yang kemarin aja. Di post setelah mendekam seminggu lebih dalam draft. Update postingnya yang kadang bingung. Mau nulis apa lagi? Kata2 awal yang dah ada kadang dihapus. Ganti lagi. Ulang lagi. Hehe

  16. Hmmm. boleh juga itu menulis satu hari satu tulisan. Pertama-tama, diniatin untuk belajar rajin dan telaten, nanti pertengahan jalan mengatur jarak frekuensi nulis untuk menjaga tulisan. Setuju sekali! πŸ˜€

Comments are closed.