Catatan Belajarku

Bagaimana cara kamu belajar?

Cara belajarku adalah dengan cara menulis. Saat menuliskan hal-hal yang aku pelajari, pasti ada sedikit yang nyantol di kepala dan untuk selanjutnya saat recall yang biasanya muncul adalah tampilan dari catatanku.

Continue reading Catatan Belajarku

Heinz Saus Sambal plus Indomie Goreng #PostGeje

Berawal dari story seorang teman yang bilang kalau akhirnya nemuin sambal tomat yang enak, yaitu merek Heinz ini, lalu dia pun ngejembrengin varian-varian lainnya. Lalu tidak lama kemudian saos ini dapat potongan harga di Alfamidi. Berhubung stok saos tomat masih ada, aku coba dua varian ini dulu: Indonesian Gourmet Chili with raw mango dan Korean Gourmet Chili ala gochujang.

Continue reading Heinz Saus Sambal plus Indomie Goreng #PostGeje

Pekerjaannya Apa?

Selama 34 tahun, baru sekarang merasa bingung mau nulis apa di kolom “Pekerjaan” tapi juga belum siap untuk nulis “Ibu Rumah Tangga”.

Tetep pede nulis “Dokter Gigi” padahal sudah empat bulan lebih tidak praktek. Hehehe..

Tapi kenapa harus gak pede? STR-ku masih aktif, SIP masih terdaftar di satu Klinik, konsultasi online masih berjalan walau tidak seramai sebelumnya.

Tidak ada penghasilan dari telemedicine ini, tapi dengan ini jadi bisa punya alasan untuk menulis pekerjaan sebagai “Dokter Gigi”.

DRAKOR: Into The Ring

Komitmennya aku baru boleh nonton drama maraton lagi kalau drama yang sudah selesai kutonton aku tulis di Blog. Supaya apa? Supaya ingat kalau sudah pernah nonton dramanya, supaya ingat tipis-tipis ceritanya, dan ingat apa yang aku rasa pas nonton.

Yah, kayak balik seperti masa Sekolah dulu, aku selalu tulis ‘kesan’ setelah nonton atau membaca sesuatu.

Continue reading DRAKOR: Into The Ring

Otot Menulis Yang Μulai Kaku – Ayo Berlatih Lagi!

5 tahun ini frekuensi menulisku berkurang sekali baik di blog maupun di luar blog. Yang aku rasakan sekarang menulis itu menjadi suatu hal yang berat dilakukan, padahal dulu mah menulis itu seperti sebuah kebutuhan supaya otaknya jadi ringan.

Dulu kalau ada teman yang mau bisa lancar menulis, aku pasti menyarankan untuk banyak menulis saja. Satu hari satu tulisan misalnya, karena menulis itu seperti otot, semakin diasah akan semakin terlatih.

Sepertinya saran itu harus diterapkan olehku sekarang.