LIFE: Vitalitas Hidup

Suatu kata yang paling sering untuk menggambarkan depresi adalah sedih dengan lawan katanya adalah bahagia, sehingga logikanya adalah untuk menghilangkan depresi caranya adalah dengan cara bersenang-senang untuk menghilangkan sedih. Tapi menurutku kata yang paling pas untuk menggambarkan depresi adalah kehilangan vitalitas hidup.  Oleh karena itu bersenang-senang bukan solusi untuk menghilangkan depresi, karena percuma dong bersenang-senang kalau kita tidak bisa merasakannya?

Continue reading LIFE: Vitalitas Hidup

LIFE: Oh Dd Jong

Satu-satunya boyband Korea yang aku update perkembangannya adalah Shinee karena masing-masing personel punya keunikan tersendiri lalu digabung jadi satu. Sehingga saat Jonghyun memutuskan untuk bunuh diri, aku termasuk yang syok.

Jonghyun ini kulihat punya dua sisi, sisi yang pertama bercandaannya savage dan kalau ketawa kayaknya lepas banget, lalu sisi yang lain super mellow dan gampang nangis. Aku tau kabar tentang dd Jong (panggilan sayang untuk Jonghyun) dari temen deket yang hobinya ngeracunin aku tentang Kpop dan adekku, ah, rasanya gak percaya banget. Gak perlu waktu lama berita itu pun terkonfirmasi tentang kebenarannya.

Setelahnya aku jadi nontonin (ulang) video dan variety show yang ada Jonghyun, saat harus tampak happy dan ceria gak ada hal yang aneh, seperti keceriaan itu benar-benar dari dalam. Tapi pas liat versi mellow-nya, hhhhm, baru kelihatan sakitnya.

Oh dear, padahal hidupnya terlihat perfect, mayoritas artis yang bunuh diri itu pas karirnya lagi kurang oke, tapi Jonghyun malah lagi puncak-puncaknya. Temen-temen dan keluarganya pun terlihat care ke Jonghyun dan Jonghyun pun care ke mereka (juga care ke fans-nya), harta gak kekurangan, tubuh juga lagi kelihatan sehat.

Di luarnya seperti itu. Di dalamnya tidak ada yang tau.

Makhluk hidup itu merupakan persatuan dari 2 hal, materi dan fungsi, jiwa dan raga. Mayoritas orang lebih fokus kepada yang terlihat, padahal yang terpenting adalah yang tidak terlihat oleh mata namun dapat dirasakan. Raga punya kebutuhan tersendiri, jiwa pun begitu. Jiwa perlu diberi makan dan perlu dilatih supaya lebih kuat. Jiwa itu seperti motor yang menggerakkan, sehingga saat jiwa lemah, bernapas pun menjadi berat.

Breath ~ Lee Hi (Lyrics by Jonghyun)

Take a deep breath
Until both sides of your heart get numb
Until it hurts a little
Let out your breath even more
Until you feel like there’s nothing left inside

It’s alright if you run out of breath
No one will blame you
It’s okay to make mistakes sometimes
Because anyone can do so
Although comforting by saying it’s alright
Are just words

Someone’s breath
That heavy breath
How can I see through that?
Though I can’t understand your breath
It’s alright
I’ll hold you

Even if others think your sigh
Takes out energy and strength
I already know
That you had a day that’s hard enough

To let out even a small sigh
Now don’t think of anything else
Let out a deep sigh
Just let it out like that

Someone’s breath
That heavy breath
How can I see through that?
Though I can’t understand your breath
It’s alright
I’ll hold you
You really did a good job

Hidup itu hanya ujian demi ujian dengan berbagai bentuknya. Kita butuh sadar itu dan butuh saling support kalau ada yang sedang mengalami itu. Jangan meremehkan, coba dengarkan, masalah mereka itu real.

Aku terbayang apa yang dirasakan Jonghyun dan lumayan salut bagaimana dia bisa memaksakan diri untuk bangun, untuk kerja keras (idol itu kerja kerasnya super), dengan recovery time minimal, dan privacy yang terganggu. Sayang dia akhirnya menyerah.

LIFE: Letupan Kecil

IMG20170628173607~01

Dahulu kala, blog ini punya kategori khusus untuk menampung letupan-letupan kecil. Suatu perasaan excited dan happy yang muncul di hari-hari biasa hanya karena hal-hal yang sederhana. Letupan-letupan itu sempat aku buatkan blog sendiri, supaya punya ruang sendiri. Tapi ternyata letupan-letupan itu makin jarang muncul. Lalu hilang. Lalu aku lupa rasanya. Blognya pun ikutan hilang. Sekarang ini letupan-letupan itu kembali hadir. Ah. Senang! 🙂

Cek #LetupanKecil

LIFE: Keluar dari Labirin

Setelah post yang lalu terbit, jadinya ada temen-temen yang open juga pernah mengalami depresi atau sedang mengalami depresi. Sebelumnya yang tau cerita di post itu hanya beberapa orang, baru kemarin aja aku coba tuangkan di blog karena momennya pas dan saat ini aku gak sedang dalam keadaan itu, jadi insyaa Allah bisa lebih objektif. Dari temen-temen yang kasih tau kisah itu, sebagiannya jadi cerita apa yang dia rasain dan nanya-nanya. Yang paling sering ditanyakan adalah kapan butuh ke dokter Sp.KJ atau psikolog dan bagaimana mengatasi depresinya? Aku berusaha menuliskan jawabannya di post ini.

Continue reading LIFE: Keluar dari Labirin

LIFE: Depresi dan Kematian

Depresi dan kematian adalah dua kata yang lagi eksis di media sosial belakangan ini. Yang satu di ranah nasional dan yang satu internasional. Yang satu sudah pasti bunuh diri dan yang satunya karena sakit (aku berharapnya beneran karena sakit).

Aku ini aslinya lagi males banget nulis, tapi topik ini rasanya butuh dituangkan. Oooh, seandainya blog itu bisa ditulis hanya mengandalkan pikiran, gak usah pakai senam mata dan jari. Kenapa butuh dituliskan? Karena aku sempat alami masa-masa depresi, sempet juga bosen hidup, dan akhirnya bisa keluar dari situasi itu (setelah bertahun-tahun).

Continue reading LIFE: Depresi dan Kematian

LIFE: Hari Pertama Tanpa Suki

image

Hari pertama tanpa Suki, rasanya beda banget. Suki itu kucing yang cerewet, kalau aku pulang ke rumah disambut dengan ocehannya yang tidak kumengerti. Suki juga tipe yang ngaduan, tetangga rumah ada yang melihara kucing ras yang gede dan suka mem-bully Suki, aku namakan dia Bombom. Kalau Suki abis digangguin sama Bombom, dia masuk rumah sambil nangis “auwuwowuowoooow”. Ah, sayang gak ada videonya.

Continue reading LIFE: Hari Pertama Tanpa Suki

LIFE: You Could Have It So Much Better

Sekitar tahun 2004-2005 ada band yang jadi favoritku yaitu Franz Ferdinand. Yang aku suka dari band ini adalah liriknya bisa menggambarkan apa yang kupikirkan dan bisa jadi soundtrack banget.

Salah satu lirik yang kusuka ada di lagu ini yaitu “You could have it so much better, if you try!!” Wew, pas banget jadi lecutan untuk belajar saat berjuang masuk FKG UI dan melewati awal kuliah yang lumayan bikin bete gara-gara ospek, kuliah padat, dan sebagainya.

Akhir-akhir ini aku kembali butuh spirit di lagu ini lagi..
Yeah!
I could have it so much better!
If I try..

LIFE: Terjebak dalam Labirin

Aku memvisualisasikan waktu dengan timeline sejak tahun 2010. Kenapa 2010? Karena di tahun tersebut aku mengalami perubahan hidup yang besar-besaran. Bukan perubahan yang menyenangkan pastinya.

Dari tahun ini 2010 hingga sekarang aku merasa berada di sebuah labirin. Berkali-kali berusaha keluar tapi masih saja terjebak di dalamnya. Hal ini banyak mempengaruhi kepribadian dan gaya hidup. Nita berubah dari yang excited akan banyak hal (hingga akhirnya pas kuliah aku ikut beberapa organisasi sekaligus), suka olahraga (selain untuk beli buku, uang beasiswa-ku habisnya untuk beli perlengkapan gym di rumah), suka jalan-jalan, jadi Nita yang mager untuk ngapa-ngapain.

Continue reading LIFE: Terjebak dalam Labirin