Hari pertama tanpa Suki, rasanya beda banget. Suki itu kucing yang cerewet, kalau aku pulang ke rumah disambut dengan ocehannya yang tidak kumengerti. Suki juga tipe yang ngaduan, tetangga rumah ada yang melihara kucing ras yang gede dan suka mem-bully Suki, aku namakan dia Bombom. Kalau Suki abis digangguin sama Bombom, dia masuk rumah sambil nangis “auwuwowuowoooow”. Ah, sayang gak ada videonya.
MILESTONE: Remarkably 2015
A life worth living is a life worth recording
- Jim Rohn
Aku ingat memulai awal tahun 2015 dengan penuh semangat yaitu di bulan Januari, Februari sebagai puncaknya, dan Maret. Di bulan April aku mendapat kabar beberapa orang yang kukenal berpulang dan kabar sebuah musibah juga, bikin aku memikirkan tentang waktu dan kehidupan. Bulan Mei, Silly juga berpulang.
Super Traffic Long Weekend
Long weekend nih… Pada ke mana?
Planku banyak untuk long weekend ini, mau ke sini dan ke situ. Tapi. Jalanan. Oh. Macet. Sekali.
Foto-foto yang ada di post ini adalah foto kemarin. Kemarin aku ‘safar’ ke Jakarta sebentar, berangkatnya gak macet tapi pulangnya suuuper macet. Jam 3 dari daerah Kuningan, jam setengah lima baru mau masuk tol Cikampek aja gitu loh.
I Love Rain ☔
FEATURED: Pagi-Pagi Net TV
Hari Jumat lalu kunjungan blog ini lumayan melonjak dan memecahkan rekor site stats tertinggi. Kunjungan yang melonjak itu ternyata karena acara Pagi-Pagi Net TV yang telewicara sama aku tayang di pagi harinya. Sayang banget aku taunya telat, waktu itu aku gak di rumah. Untung Suci Utami nonton dan aku dikirimin fotonya. Yeay!
LIFE: Terjebak dalam Labirin
Aku memvisualisasikan waktu dengan timeline sejak tahun 2010. Kenapa 2010? Karena di tahun tersebut aku mengalami perubahan hidup yang besar-besaran. Bukan perubahan yang menyenangkan pastinya.
Dari tahun ini 2010 hingga sekarang aku merasa berada di sebuah labirin. Berkali-kali berusaha keluar tapi masih saja terjebak di dalamnya. Hal ini banyak mempengaruhi kepribadian dan gaya hidup. Nita berubah dari yang excited akan banyak hal (hingga akhirnya pas kuliah aku ikut beberapa organisasi sekaligus), suka olahraga (selain untuk beli buku, uang beasiswa-ku habisnya untuk beli perlengkapan gym di rumah), suka jalan-jalan, jadi Nita yang mager untuk ngapa-ngapain.
LIFE: Someone To Talk To…
Akhir-akhir ini aku lagi kangen Mbah Kung. Mbah Kung ini kakek dari keluarga Papa. Aku tinggal dengan Mbah Kung dari usia 17 bulan hingga Mbah Kung meninggal di bulan April 2006. Sedihnya pas Mbah Kung meninggal aku gak di Jakarta, malah lagi di Jogja.
Mbah Kung bisa dibilang orang yang banyak ngasih pengaruh untuk aku. Kami bisa saja berkutat seharian baca buku dan merangkumnya, catatan kami sama-sama banyak. Bedanya catetanku penuh warna dan catatan Mbah Kung mayoritas pakai tinta hitam dengan tulisan sambung.
EVENT: Pentas Pendopo pt. 2
Ngelanjutin post dari Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2015, hohoho. Udah lama aku gak bikin post serial seperti ini. Bagi yang berkunjung mungkin kurang menarik karena kok postnya begini mulu, tapi aku enjoy buat postnya. Kalau mau jujur aku dateng ke Gelar Seni Budaya tahun ini dengan setengah hati karena takut mati gaya, seringnya pas acara seperti ini Ortu asik bersosialisasi dan akunya jadi geje sendiri. Kemarin aku ngebolang, misah dari Ortu dan nonton dari dekat (sampai nekat duduk di pinggir pendopo) sehingga bisa lumayan menikmati acaranya. 😉
EVENT: Pentas Pendopo Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2015

Di acara Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2015, setelah Kirab Budaya dilanjutkan dengan Pentas Pendopo. Pendopo adalah bangunan yang atapnya disangga dengan tiang-tiang, biasanya dipakai untuk nerima tamu, resepsi, atau pertunjukan layaknya sebuah panggung.
Continue reading EVENT: Pentas Pendopo Gelar Seni Budaya Yogyakarta 2015






