LIFE: About Disorganized Environment

#3 Are you comfortable or uncomfortable in disorganized environment?

Ini pertanyaan yang bikin bingung menjawabnya. Bagi yang kenal saya dan sering ke rumah saya (khususnya ke kamar), pasti tau kalau kamar saya itu susah rapi. Setelah diberesin, disapu, dan dipel memang menjadi rapi tapi nggak lama karena saya suka ngutak-atik pernak-pernik, baca ini-itu, belum selesai yang satu lalu mulai yang lainnya, yang sebelumnya belum diberesin udah nambah berantakan lagi. Makanya saya berpikir kalau nikah nanti saya butuh satu ruangan khusus untuk hobi, seperti pas masih tinggal di Pondok Kelapa, saya menguasai dua kamar. 😀

Continue reading LIFE: About Disorganized Environment

LIFE: Mau di Mana?

Pas kelas 1 SMA saya ulangan Fisika. Soalnya ada 5, jawaban saya salah semua, tapi masih dapat nilai 2 plus dipanggil ke depan kelas. Malunya. Saya lalu berusaha belajar fisika, di ulangan selanjutnya saya dapat nilai 7, lalu nilai ulangan selanjutnya menjadi 9 dan 10. Setelah dapat nilai bagus, saya tetap dipanggil ke depan kelas, kali ini supaya gak bisa ngasih contekan ke teman yang lain.
Continue reading LIFE: Mau di Mana?

LIFE: Evaluasi Hidup

“Live moves pretty fast. If you don’t stop and look around once in a while, you could miss it”
• Ferns Bueller •

Secara periodik kita harus melakukan evaluasi hidup. Siapa yang jadi tolak ukur? Diri kita atau orang lain? Tentu saja dengan diri kita sendiri. Namun manusia itu suka membandingkan dirinya dengan orang lain, walau pun saya gak suka yang demikian, tapi sepertinya urusan banding-membandingkan udah jadi default set-nya manusia.

Continue reading LIFE: Evaluasi Hidup