Month: January 2018

THE UNIT – All Day

Aku lagi keracunan ngikutin The Unit.. I know I know itu gak boleh.. Tapi di The Unit ini ada Rain yang ternyata kok lucuuuuu, apalagi setelah punya anak dan ada aura kebapakan. Huhuhu.. Jadinya malah kecebur deh ngikuti intrik dan tragedi di dalamnya. Persaingan jadi Idol di Korea sangat ketat, udah punya skill yang oke tapi kalau waktu debutnya gak pas atau ada yang salah pas debut, ya gak sukses juga. Nah, variety show The Unit ini fungsinya untuk ngasih mereka kesempatan lagi untuk bisa debut dan sukses lagi dengan Rain sebagai mentor utama. Setiap episodenya pasti ada tantangan-tantangan khusus. Tantangan terakhir adalah 5 peserta yang rankingnya paling tinggi bisa milih anggota timnya lalu melakukan pertunjukan, yang hasilnya paling bagus akan dibuatkan Music Video khusus (dan keuntungan lainnya, aku belum tau karena belum tayang yang ada english subtitle-nya, hehehe). Dari tantangan itu yang menang adalah grupnya Jun U-Kiss dan itu juga jadi favoritku! Nama grupnya Hoonnam’s yang berarti handsome boys (narsis banget, tapi emang bener!). Awalnya aku suka Hoonnam’s karena ada sosok ganteng bernama Dd …

Manusia Panutan

Setiap individu pasti terpengaruh satu sama lain dan ada beberapa orang yang jadi panutan. Sayangnya saat ini posisi orang yang menjadi panutan ditempati oleh para influencer. Masalahnya sang influencer kebanyakan hanya memikirkan berapa materi yang dia dapat dari kemampuannya menggiring orang lain, semakin banyak followers rate card mereka akan semakin mahal. Influencer merupakan pekerjaan yang menarik kan? Bagiku gak begitu. Influencer merupakan pekerjaan yang menyeramkan. Hahaha. Dulu sebelum ada influencer aku kenalnya sama role model. Sama-sama menjadi manusia panutan, tapi adakah yang berniat untuk menjadi role model? Menjaring masa namun bukan demi materi tapi untuk membentuk cara berpikir dan gaya hidup yang lebih baik. Ini yang kupikirkan hari ini. Saat wawancara-wawancara masih suka ditanyain gak sih tentang role model? Aku penasaran dengan jawabannya. Apakah akan muncul nama para influencer jaman now atau orang yang beneran layak jadi role model? Dunno.  

Kubangan Hitam

Saat lagi di titik terendah, jangan putus asa, karena saat lagi gelap-gelapnya justru mata kita akan jadi lebih peka dengan cahaya. Saat situasi mulai stabil, jangan terlena. Saat mulai menuju puncak, hati-hati jangan sampai jatuh ke kubangan hitam: sombong, tamak, dan iri dengki. Ah, aku gak mungkin bisa jatuh pada hal itu. Tanpa sadar sudah masuk ke salah satu kubangan hitam: sombong.

#Kimin

Baru kemarin post tentang blog, hari ini udah post receh aja.. Menjelang jam 12 malam, udah agak tepar karena baru kelar ngerjain pasien jam setengah 11. Cerita dikit tentang Kimin aja. Kimin ini nama panjangnya adalah Tukimin aka Tuki Mini. Ada Tuki Mini tentunya ada Tuki Jumbo atau Tukijo, kapan-kapan aku cerita tentang Tuki. Kimin bergabung di rumah tahun 2016, aslinya ini kucing temen yang baru kenalan pas sterilin Tuki. Berhubung temenku itu mau kerja di Qatar, dia nyari yang bisa merawat kucing-kucingnya. Aku mau menampung karena mirip banget sama Tuki. Ya udah ceritanya itu aja, aku ngantuk. Besok harus aktivitas dari pagi. Semangat!

BLOG: Tampilan Blog 2018 dan Cuap-Cuap

Blog ini udah mau 7 tahun lho sekarang, udah mengalami berbagai perubahan bentuk dan konsep. Awalnya blog ini cuma sebagai katarsis untuk mengeluarkan uneg-uneg yang ada di kepala, lalu sampai pada suatu titik ingin blog ini bermanfaat dan banyak dibaca, dua hal yang sepertinya bertentangan. Aku mencoba mengakomodir keduanya dengan memisahkan post-post receh di blog lain dengan post yang (aku anggap) berkualitas, tapi malah bikin malas ngeblog secara keseluruhan. Hahahaha. Aku gak begitu suka media sosial, oleh karena itu cuma sesekali update di Instagram. Instagram pun aku gunakan benar-benar sebagai media sosial, sebagai media untuk bersosialisasi dengan teman-teman, sarana komunikasi lah. Suatu tempat yang paling aku suka dan nyaman untuk update apa yang ada di pikiran adalah blog. What should I do? What should I do? Ah, di wordpress ini selain bisa buat post juga bisa buat project, jadi bisa buat post-post receh di sana dan itu gak akan ganggu tampilan blog utamanya. Pada akhirnya gak bekerja juga karena repot, aplikasi WordPress belum memfasilitasi hal itu. Karena stuck dan aku sempat berada di labirin, blog …

BEAUTY: Pengalaman Pakai Vitacid (Retin A)

Pertengahan tahun lalu kulitku break out parah akibat banyak mencoba skincare. Alasan mencoba skincare karena pengen upgrade, hehehe, padahal udah cukup puas karena pakai Missha Time Revolution. Pas lagi fase itu pakai apa aja rasanya salah, kulitku gampang banget tersumbat pori-porinya lalu jadi banyak jerawat yang mendem-mendem gitu. Rasanya udah stuck banget. Karena permasalahan terbesar saat itu adalah pore clogging, aku lalu inget untuk pakai retin A. Karena retin A bisa bantu untuk mengeluarkan racun-racun dari dalam, resikonya adalah ada fase jerawat-jerawat makin banyak keluar, kulit semakin sensitif, dan ada kemungkinan jadi gampang gosong kalau sunscreen-nya gak oke. Jika racun-racunnya udah keluar hasilnya biasanya oke, pori-pori makin kecil dan bonusnya bisa ngurangin keriput. Kupikir sekarang ini waktu yang tepat untuk pakai Retin A, karena udah kepala 3 dan belum ada rencana hamil dalam waktu dekat (karena Bapaknya belum muncul, hahaha). Retin A yang kupilih adalah Vitacid yang 0.025 dan 0.05. Di awal pemakaian gak bisa langsung pakai setiap hari, tapi beberapa hari sekali, pas udah mulai kuat kulitnya baru deh pakai setiap hari. Sekarang ini …

#EMPTIES Hada Labo, Laneige, Ovale, dan Klairs

Ada produk skincare wajah yang akhirnya bisa habis adalah suatu PRESTASI! Karena seringnya produk-produk yang kucoba berakhir dengan kadaluarsa atau dihibahkan ke teman karena langsung bikin iritasi atau awalnya cocok tapi makin lama malah bikin kesel. Mumpung ada 4 produk yang berhasil kuhabiskan, kubuat post empties-nya saja.. Hoho.. Hada Labo Perfect 3D Gel Produk ini nyenengin karena teksturnya yang gel bening dan seperti slime, gampang kembali ke bentuk semula. Kandungannya lumayan menjanjikan ada hyaluronic acid, arbutin, dan bahan pencerah lain tapi sayangnya gak berhasil bikin kulitku cerah setelah pakai ini, haha. Efek yang lumayan signifikan cuma sukses ngasih hidrasi aja, tapi tricky juga. Kadang setelah pemakaian kulit jadi terasa plump tapi kadang juga bikin jerawatan karena saking lembapnya. Karena tricky, aku gak akan beli lagi. Hehehe. Klairs Supple Preparation Facial Toner Toner paling oke yang pernah kucoba! Seger, melembapkan, menenangkan kulit, dan aromanya enak. Sekarang udah botol ke-dua, mungkin akan beli lagi-beli lagi. Suka! Ovale Micellar Cleansing Water Daya bersihnya lumayan oke, murah meriah banget, tapi kadang bikin perih. Aku lebih milih Garnier atau The …