
Sebelum saya dapet kacamata baru, saya periksa mata dulu di dokter mata, berhubung saya gak pernah daftar di RS yang ada spesialis matanya, ya sekalian aja lah daftar ke Rumah Sakit yang khusus Mata, yaa… RSM Aini ini 😀 Continue reading Periksa Mata di RSM Aini
HP Dulu Hingga Sekarang
EAT: KFC MM paska Renov, Upgrade/Downgrade??
Hari ini, saya pulang dari kampus dalam keadaan belum makan siang.. Pas sampai di MM saya bingung.. Tadinya sih mau langsung pulang, tapi takut langsung tepar dan males makan, akhirnya saya memutuskan ke KFC MM yang gress abis di renovasi.
Di KFC yang baru, sistem pemesanannya berbeda, setelah pesan dan bayar gak langsung dapet makanannya. Di struknya ada nomer pesanannya dan ambil makanannya setelah nomer pesanan kita muncul di layar (seperti di Bank -__-). Saya kurang begitu suka cara ini, karena yang saya pesan adalah colonel’s katsu yang biasanya disiapinnya lama, jadi dari pada nunggu lama sampai nomernya dipanggil lebih baik di kasih nomer meja & pelayannya ngirim makanannya ke meja saya..
Berhubung si KFC ini abis di-renov, saya pajang foto-foto interiornya dulu deh…
Cuma dikit tampilan interior yang saya foto, males kalo ketauan niat banget untuk foto-fotonya -__-,, nah, sekarang bahas makanannya deh… Ini yang saya pesan…
Terlihat menggiurkan ya pas di poster?? Dan hasil pesanan saya adalah seperti ini…

Doeng!! Beda banget dari yang di poster
Udah kecewa dengan isi yang tidak sesuai dengan harapan,, pas mau makan saya baru sadar kalau tidak dikasih alat bantu memakan yaitu sendok dan garpu.. Untungnya ada pelayan di dekat meja saya & bisa minta tolong untuk ngambilin dan datanglah dia membawakan ini…
Hhhmm… Okelah,, tapi saya makan nasi dengan cara apa?? Grrr.. Akhirnya saya pake cara seperti makan burger.. Saya tau sedang berada di restoran fast food, tapi menu yang saya pesan gak matching bo kalo makan pake tangan.. Oh iya, chicken katsunya terlalu keras & pisau plastik gak kuat untuk memotongnya.. Dan btw, bukannya di display chicken katsu-nya udah dipotong & ada saos-saos khususnya ya??? Akhirnya saya makan tu chicken katsu dengan cara begini…
Dan jangan lupa salad-nya….

Hiks… Hiks… Hiks…
Saladnya suuuuper menyedihkan…
Dan minumnya…

Satu-satunya hal yang sesuai dengan ekspektasi saya
Hhhmm.. Jujur aja, saya shock banget akan acara makan siang di KFC kali ini..
Kecewa dengan pelayanannya…
Kecewa akan sistem pemesanan yang baru,, bagus sih idenya tapi plis lah, beri kami tempat menunggu yang layak..
Kecewa akan makanan yang tidak sesuai dengan yang diiklankan.. Saya tau kalau yang ada di poster itu dibuat lebih bagus dari kenyataan untuk menarik pembeli.. But this is the worst!! Ini penipuan!!!
Hhhhm, kesimpulannya, walau KFC secara klinis udah lebih kece, tapi secara histologis memble!! *apa sih nit* -__-
BLOGZONE: Diary vs Blog
Terinspirasi dari postingan Menulis di Blog vs Buku Diary.. Saya jadi pengen melakukan hal yang sama dengan opini saya tentunya, saya nyontek poin-poinnya dan menambah poin-poin lainnya..
Cepatnya menulis
Diary ⇨ Lama & pegel… Apalagi kalau pulpennya keset…
Blog ⇨ Cepet!! Tapi kemeng juga klo kebanyakan ngetik, hehe… Ngetiknya cepet, tapi pas mau di-post kan dibaca-baca lagi & diedit-edit lagi, lalu diliat preview-nya.. Jadi lama deh..
Kesimpulan: Diary < Blog
Privacy
Diary ⇨ Bisa lebih bebas untuk curhat-curhat galau..
Blog ⇨ Kalau mau curhat galau harus mikir-mikir panjang kecuali kalau post itu emang buat di-privat & hanya beberapa orang yang boleh baca..
Kesimpulan: Diary >>> Blog
Kepraktisan
Diary ⇨ Biasanya diary ditaruh di rumah, jarang dibawa-bawa.. Jadi kalau mau curhat tiba-tiba gak bisa langsung nulis..
Blog ⇨ Bisa nulis dimana aja!! Pake hp bisa, pake laptop bisa, pake tablet pc juga bisa.. Asal punya, hehe..
Kesimpulan: Diary << Blog
Visualisasi
Diary ⇨ Supaya visualisasinya bagus, harus lebih niat untuk ngehias2, pake spidol atau pensil warna atau pake stiker & foto.. Mayoritas isi diary saya polos-polos aja, tapi kalau ada yang banyak hiasannya jadi lebih berkesan 🙂
Blog ⇨ Lebih mudah untuk ngehias-hias..
Kesimpulan: Diary < Blog
Biaya
Diary ⇨ Harus menyediakan uang 20-100 ribu (tergantung kelucuan & keunikan diary) untuk minimal 3 bulan. Dan bagi saya, ada keseruan tersendiri saat menentukan macam diary apa yang akan saya gunakan selanjutnya.
Blog ⇨ Walau gak nge-blog kayak hampir semua orang menyediakan biaya untuk internetan atau nyari internet gratisan dengan wi-fi.. Kecuali masih mengandalkan warnet, biaya untuk nge-blog bisa dibilang: free (gak termasuk kalo beli domain yah)
Kesimpulan: Diary = Blog
Keamanan
Diary ⇨ Harus pinter ngumpetin diary dari tangan-tangan usil, hehe ⇨ beresiko dibaca orang..
Blog ⇨ Mengandalkan penyedia layanan blog atau harus rutin mem-back-up ⇨ beresiko ilang kalau penyedia blog-nya tiba-tiba eror..
Kesimpulan: Diary = Blog (setiap cara punya resiko masing-masing)
Nilai Kenangan
Diary ⇨ Baca diary yang udah lama itu berkesan banget!!! Bisa dari tulisannya, ilustrasi-ilustrasi yang dibuat, doodle-doodle gagal, sampe tempelan tiket, undangan atau voucher bisa jadi sesuatu yang sangat memorable..
Blog ⇨ Mau dari jebot sampe nanti-nanti tampilannya sama aja.. Cukup memorable apalagi kalau berisi foto-foto yang berkesan. Keuntungannya, gampang di-search kalau pengen mengingat suatu moment.
Kesimpulan: Diary = Blog
Sharing Informasi
Diary ⇨ Diary bersama mungkin bisa..
Blog ⇨ Bisa sharing informasi bagi siapa saja yang membutuhkan..
Kesimpulan: Diary < Blog (mau gak mau)
Bagi saya yang sudah 9 tahun nulis diary (Sejak tahun 2002) dan hampir 2 tahun nge-blog (sejak februari 2010-kalau blog di blogspot diitung), blog & diary punya kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri sehingga daripada memilih salah satu mendingan meng-combine-nya.. Hehe..
Pakai diary untuk… Cerita keadaan sehari-hari, dari yang gak penting sampe yang penting, mencurahkan perasaan & galau-galau yang sifatnya rahasia & terlalu labil kalo ditulis di blog, mencatat to do list, bikin draft tulisan, nempel-nempelin tiket, kartu, dsb..
Pakai blog untuk… Sharing tulisan yang bertema & (belom tentu) layak untuk dibaca orang lain, sebagai visual diary, sebagai highlight dari pikiran & kegiatan sehari-hari saya, flashback ke masa lalu (via foto), untuk share gambar-gambar, quote dan cerita yang mengena di hati.
*Cheers*
<
Childhood Moment: Masa-Masa TK
EVENT: Korea Indonesia 2010 Cultural Exchange Festival
Acara ini berlangsung 1 tahun yang lalu dan merupakan acara korea-koreaan yang pertama kali saya datangi (dan belom ada yang kedua hingga saat ini, hehe..). Festival ini merupakan suatu rangkaian acara yang salah satu acaranya adalah culture performance (yang ada Shinee-nya)..
Pas saya datang ke Gandaria City, agendanya lagi food festival, jadi ada lomba masak, bazaar, pameran kerajinan tangan (dan bisa buat keramik sendiri lho) dan performance dance cover.

Suasana Lomba Masak dari atas 😀

Suasana di tempat Pameran Keramik

Bagus-bagus ya,, ada sebagian yang dijual, mahal-mahal bo’
Pas malem, dibagiin makanan sama panitianya.. Tapi untuk dapetin makanannya harus antri aka berebutan…

☀ Nces ☀ Reni ☀ Upa ☀ Nita ☀ Mumu ☀
<



































