Weekend Ini dari Seblak Sampai Sambal Matah

Setelah menjalani hari-hari yang brutal (ditambah AC yang sering mati), ah, akhirnya bisa santai juga. Alhamdulillah. Santai plus sepi, senyap-senyap. Dari tadi sore aku beres-beres laptop, hapus-hapusin aplikasi yang bikin berat, setelahnya si Laptop jadi ngegemesin lagi oleh karena itu jadi bisa intip-intip blog ini dan blog manteman. Continue reading Weekend Ini dari Seblak Sampai Sambal Matah

Freeze

Seperti biasa,

Aku sudah hampir sampai, dia masih belum berangkat.

Aku sudah sampai, dia di perjalanan.

Haha!

Asik tetap karena ada kopi tarik dan roti kaya.

Zona nyamanku.

Thank you for being late.

Karena aku jadi bisa menikmati lambatnya waktu di jaman yang segalanya serba cepat.

Hhhm.. Kopi tariknya agak terlalu manis. Aku harus kurangi yang manis-manis.

Tebak aku di mana.. 🙂

Hari Pertama

Aku terbiasa pakai dua ponsel.

Yang satu untuk hal-hal yang inti seperti telpon, whatsapp, e-mail, dan aplikasi-aplikasi sederhana lainnya.

Yang satu berisi lebih hal yang lebih beraneka ragam. Hhhm, awalnya aku pakai tablet untuk fungsi ini, namun kurang praktis, akhirnya aku pilih pakai ponsel dengan layar besar. Dengan layar yang besar jadi leluasa untuk main games, edit foto, baca buku, buka video, dll.

Kemarin saat aku lagi main The Sims Freeplay, ponselku yang ukurannya lebih besar tiba-tiba mati dan tidak mau di-charge. Sudah ditunggu lama dan ganti charger belum bisa membangkitkannya (charger yang biasa kupakai juga eror! Asem). Insyaa Allah baru besok bisa dibawa ke tempat service.

Aku terbiasa pakai dua ponsel.

Hahaha.

Dilihat dari sisi serunya, uhm, jadi bisa mikirin mana yang benar-benar kuperlukan dan mana yang tidak. Di ponsel itu karena kapasitasnya luas, aku memang jadi asal install aja, akhirnya malah jadi ditraksi. Aku juga jadi lebih milih untuk nonton-nonton dari pada baca atau menulis. Padahal aftertaste-nya lebih memuaskan kalau kita membaca atau menulis sesuatu.

Hhhhm, hari ini baru beberapa jam bertahan pakai satu ponsel saja dan akhirnya kembali menyentuh laptop. Jadi kembali asik-asik baca blog dan sedikit komen-komen di blog lain. Aku juga akhirnya nulis post ini. Hehehe.

Aku jadi mempertimbangkan untuk hanya pakai satu ponsel aja (tapi tetep harus upgrade karena ponsel yang ini spec-nya kurang memadai) dan lebih rajin buka laptop.

Yang paling kuinginkan tentu saja: Ponsel yang itu bangun dari hibernasinya dan aku sudah lebih bisa jaga waktu saat memakainya.