Drakor Record of Youth, Pembuktian Kemampuan Akting Park Bo Gum?

Wajah ganteng dan lugu, mata berbinar-binar, oh Park Bo Gum! Dengan profil seperti itu pas banget dengan karakter Choi Taek di Reply 1988. Beberapa tahun setelahnya Park Bo Gum masih melekat dengan karakter lugu dan imut di sana, bahkan sampai saat menjadi cameo di Itaewon Class. Gak usah acting yang gimana-gimana, senyum berbinar-binar aja cukup..

Karena privillege dia dari segi muka, aku jadi gak begitu tertarik untuk nonton drama lainnya. Ah, paling gitu-gitu aja. Dia oke sebagai Choi Taek, tapi apakah oke juga sebagai aktor?

First Impression Record of Youth

Nonton Record of Youth episode pertama, aku menyimpulkannya sebagai so-so. Gak ada konflik yang hebat di awal, tidak banyak memainkan emosi juga, bikin aku mikir akan nonton episode selanjutnya gak ya? Saat mempertimbangkan ini aku diskusi dengan teman baik bernama Upa dan kata dia: Ini mirip sama Itaewon Class, cuma beda mimpi aja Nit. Okey aku lanjut nonton.

Untungnya di episode ke 3 langsung terasa menarik. πŸ™‚

Drama galaunya anak muda di Korea Selatan

Di Korea, anak cowok antara usia 20-30 tahun harus mengabdi dengan ikut wajib militer, hal ini bikin galau. Mau ikut wamil di awal usia 20-an risikonya jadi late bloomer, setelah wamil harus mulai dari awal dan masih mengandalkan orang tua dulu. Mau nunda wamil hingga usia 20-an akhir, harus ada alasan yang jelas kenapa harus ditunda.

Kegalauan ini akan berlipat-lipat kalau kerjaan yang mau ditekuni adalah dalam bidang entertainment seperti di kasusnya Sa Hye-Jun, karena usia itu berpengaruh banget. Seperti pertaruhan, harus bisa sukses dalam rentang waktu tertentu itu atau menyerah saja ikut wamil dan memilih kerjaan lain setelahnya?

Endingnya udah ketauan lah si Sa Hye-Jun akan memilih jalan yang mana. Drama ini ada supaya kita bisa tonton gimana jalan ceritanya. πŸ˜€

Romantika yang (lumayan) realistis…

Di sini Park Bo-Gum dipasangkan dengan Park So-Dam. Aku penasaran sama Park So-Dam karena dia itungannya jarang main drama dan menurutku dia lumayan oke jadi An Jeong-Ha yang kerjaannya sebagai makeup artist dan youtuber, karakternya juga tipikal yang punya prinsip dan stabil. Awalnya memang stabil tapi akhirnya jadi goyang dengan adanya Hye-Jun.

Kalau kamu mau nonton drama yang percintaannya menye-menye, tentu saja gak cocok dengan drama ini. Menurutku ini drama yang interaksinya lumayan realistis: ngobrol, adu argumen, ada respect dengan goal dan kehidupan pribadi pasangan. Akhirnya memang mereka putus, tapi alasan putusnya menurutku masuk akal.

Yang Oke…

Saat nulis ini gak bisa muna sih kalau mata berbinar-binarnya Park Bo Gum dengan gestur dan ekspresi karismatiknya bikin meleleh! Apalagi kelebihannya itu bisa lebih diekspresikan di drama ini dengan Sa Hye-Jun yang sesekali bersikap menggoda (menggoda yang sopan tentu saja yang bikin makin uwu uwu).

Profesi Sa Hye-Jun dalam bidang akting membuat kita bisa melihat kemampuan akting Park Bo Gum di sini. Yang paling kece pas dia berakting sebagai mafia yang harus bisa kasar mukulin orang, wuih, sinar matanya berbeda. Image lugu, berbinar-binarnya langsung hilang digantikan dengan tatapan mata yang tajam. Yang lebih keren lagi saat dia harus bisa mengubah ekspresi dari bengis menjadi lembut dalam sekian detik. 4 jempol deh buat poin ini. πŸ™‚

Yang Kurang..

Setelah episode 10 mulai membosankan dan bisa ditebak. An Jeong-Ha yang tidak suka ketidakpastian dan sesuatu yang bolak-balikin hati, gak akan betah dalam hubungan yang gak stabil. Konflik yang muncul juga udah mulai itu-itu aja dan dipaksakan. Di episode ke-13 dan 14 udah mulai males nonton. Untungnya episode ke 15 mulai asik lagi dan ending-nya OK.

Kalau menurut Upa, hal ini bukan kekurangan. Dia tetap enjoy dengan jalan ceritanya, konflik-konflik yang ada bisa menjadi sekumpulan alasan untuk Jeong-Ha dan Hye-Jun putus.

Konklusi

Drama ini recommended untuk ditonton! Kita jadi bisa lihat sisi lain Park Bo-Gum. Dipikir-pikir punya tampang seperti Park Bo-Gum repot juga, cocoknya emang drama yang gemes-gemes buat dia, tapi aktingnya jadi gitu-gitu aja. Kalau milih peran yang antagonis, ada kemungkinan penggemarnya putar balik gak mau nonton. So, cara inilah yang bisa menunjukkan kemampuan aktingnya Park Bo-Gum.

Dari. baca-baca review yang lain, banyak komentar yang gak suka ending ceritanya karena gak jelas. Tapi aku dan Upa suka endingnya seperti ini. πŸ™‚

4 thoughts on “Drakor Record of Youth, Pembuktian Kemampuan Akting Park Bo Gum?”

  1. Ga sabaaaar ih mau mulai nonton ini . Kmrn itu aku memang tunggu sampe tamat dulu mba, supaya bisa marathon. Tp skr Krn sdg nonton drakor lain, aku mau seleseiin dulu biar nonton yg RoY nya bisa sekaligus :D.

    Duuuh iyaa park bo gum itu aku paling seneng ngeliat waktu main reply1988 lah. Gemeeees bgt liatnya. Aku blm nonton LG Drakor dia yg lain. Sbnrnya pgn liat pas dia main di encounter, tp kok nonton trailernya ga terlalu kepengin yaaa, apa Krn rambut dia jd gondrong hahahaha. Jadi LBH bgs nonton yg RoY ini aja :D.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.