Kembali Jadi Penikmat Drama Korea di Tahun 2020

Pas tahun 2013, aku pernah mengucapkan janji untuk tidak nonton drama korea lagi. Alasannya karena menonton Drama Korea itu mencuri waktu dan saat itu aku udah mulai jenuh sama plotnya Drama Korea yang itu-itu aja. Ada 2 pemeran utama, 2 pemeran pendamping utama, jadian dan mumu-mumu di episode 10, lalu muncul konflik, dan akhirnya baikan lagi.

Tapi janjiku luntur saat pandemi menyerang….

Yang tadinya subscribe Viu hanya untuk nonton variety show “Master in The House” jadi intip drama-drama lainnya. Pas ada drama Hyena dan Itaewon Class, akhirnya bikin aku subscribe Netflix. Sempet vakum selama 3 bulan gak nonton drama dan mulai nonton lagi bulan September sampai sekarang.

Alasanku jadi kembali nonton drama bukan sekedar untuk killing time dan nyari kesenangan. Malah kadang nonton drama itu justru malah bikin aku gelisah (alias drained).

Yang jadi alasan kenapa luangkan waktu untuk nonton Drama adalah karena pas pandemi aku jadi makin jarang berinteraksi sosial. Nonton drama bikin aku bisa melihat interaksi manusia, lihat perspektif lain, dan merasakan emosi-emosi tertentu saat nonton.

Aku lebih pilih drama daripada media sosial karena kalau lihat media sosial yang ditampilkan di sana bukan realita tapi otak menangkapnya realita. Kalau drama udah langsung jelas kalau ini cuma karangan manusia.

Drama Korea yang sekarang gak seperti yang di masa lalu. Selain romantic comedy ada genre lainnya (favoritku thriller dan misteri), kisah cintanya lebih bervariasi gak hanya yang mau jadian aja tapi udah lebih terbuka untuk angkat topik perselingkuhan dan perceraian, dan banyak juga tentang persahabatan, secara detail cerita dan karakter udah makin top.

Nonton Maraton atau Sedikit-Sedikit?

Awalnya aku gak bisa tahan godaan untuk gak lanjut nonton episode berikutnya. Tapi efek sampingnya malah bikin aku uring-uringan, setelah dramanya tuntas jadi berasa kosong dan sakaw pengen nonton drama lainnya.

Ternyata hal yang di atas itu terjadi dipengaruhi oleh kadar dopamine. Pas kita selesai nonton 1 episode, si dopamine ngasih rasa puas plus kecanduan, makanya jadi langsung tergoda nonton episode selanjutnya. Makin lama kebutuhan dopamine kita meningkat dan butuh kadar lebih tinggi lagi, pas episode dramanya habis, kebutuhan dopamine gak berhasil terpenuhi. Uring-uringan deh kita.

Nonton 1-2 episode dalam sehari adalah dosis yang masih oke. Gak menghabiskan terlalu banyak waktu dan saat dramanya selesai rasanya netral.

Pilih drama yang udah tuntas atau ongoing?

Karena dalam sehari aku batasi jumlah episode drama yang kutonton, jadinya gak masalah kalau nonton yang masih ongoing, aku sabar menanti munculnya episode berikutnya (kecuali nungguin episode terakhir, duh waktu berasa berjalan lebih lama). Drama ongoing yang lagi aku ikutin adalah Start-Up dan Private Lives.

Nonton Drama Disambi Kerjain Yang Lain…

Supaya gak (terlalu) merasa bersalah meluangkan waktu untuk nonton Drama, biasanya aku nonton sambil melakukan aktivitas lain. Seringnya nonton sambil treadmill, hehehe. Justru bisa dibilang, treadmill akhirnya dipakai supaya bisa nonton drama. Treadmill-nya cuma setengah jam, waktu nonton lainnya adalah bonus. Juga bisa nonton sambil ngerjain kerjaan yang gak butuh mikir banyak, sambil gambar, dst.

Nonton sambil treadmill. Drama: The School Nurse Files (random abis!)

List drama yang kutonton tahun 2020:

Setelah lihat catatan drama yang aku tonton di tahun 2020, rasanya jadi buanyaaaak banget (masih ada yang kelewat pula!). Hahaha.. Ada beberapa judul yang aku gak sanggup nonton sampai habis. Banyak juga yang baguuus, bikin belajar tentang dunia lain yang tidak tersentuh apalagi saat harus #dirumah aja.

Ada yang jadi nonton Drama Korea juga karena pandemi??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.