Meluruhkan Lelahnya Praktek Pakai Scarlett Bodycare

Gimana rasanya jadi dokter gigi di masa pandemi?

Pas awal pandemi bisa dibilang malah jadi kayak pengangguran karena dokter gigi jadi dipaksa libur dulu kecuali kalau ada kasus emergency. Alasannya karena praktik dokter gigi adalah yang lumayan rawan terkena infeksi corona. Masa liburan ini dimanfaatin supaya klinik bisa modifikasi ruangan poli gigi supaya sesuai dengan standar di masa pandemi, saat sudah siap, bisa praktek lagi asal pakai perlengkapan perang.

Pas akhirnya bisa kembali praktek setelah klinik direnov rasanya seneng banget! Karena jadi ada alasan untuk keluar rumah, hehehe. Tapi praktek dokter gigi tidak semenyenangkan dulu karena ribet banget urusan APD

Sebelum ada Corona, praktek dokter gigi sudah harus pakai APD karena jijay banget kan ya mainannya sama saliva (air liur), sisa makanan, serpihan gigi, karang gigi, dan darah. Tapi di saat ini jadi ada beberapa hal yang diubah dan ditambah.

Sebelum PandemiSetelah Pandemi
APD yang dipakai tidak harus tahan air, yang penting menutupi.APD harus yang tahan air.
Cukup pakai masker medis satu saja.Selain pakai masker medis, juga pakai N95. Bisa juga pakai respirator.
Untuk melindungi mata cukup pakai kacamata yang lebar.Harus pakai faceshield atau goggle.
Gak pakai penutup kepala.Penutup kepala sudah jadi hal yang wajib.
Pakai sendal suka-suka.Pakai boots atau shoes cover.*
*Sudah tidak wajib.

Gimana rasanya pakai perlengkapan perang di atas? Rasanya PENGAP BANGET!! Ditambah dengan masker yang berlapis itu bikin napas juga jadi susah, ngomong juga harus keras-keras supaya pasien dan asisten bisa dengar. Selesai praktek bajuku sudah basah penuh keringet, rasanya haus dan capek banget.

Aturannya sih sebelum pulang ke rumah harus mandi dulu dan ganti baju, tapi aku gak nyaman, jadinya lebih milih mandi di rumah aja lagipula jarak Klinik ke rumah lumayan dekat. Tapi gara-gara mandinya di tunda, sampai rumah udah pliket banget, kayak daki-daki pada numpuk semua. Huhuhu…

Kalau udah begitu, enaknya manjain diri… Untungnya bodycare jaman sekarang udah ciamik, jadinya gak perlu ke salon di rumah aja cukup…

Pertama-tama yang lengket-lengket itu diluruhin pakai body scrub, aku pakainya Scarlett Body Scrub Romansa. Dengan menggosok-gosokin si scrubnya jadi kayak mijetin badan sendiri, pegel-pegelnya jadi berkurang juga. Scrubnya halus, gak tajem-tajem, jadinya gak bikin sakit pas dipakai. Aromanya tipe yang lembut dan bikin rileks, pas sama namanya Romansa.

Kalau lagi gak sempet pakai scrub, pakai body wash-nya aja juga bisa, Scarlett Pomegranate Brightening Shower Scrub. Sesuai dengan judulnya, body wash ini mengandung scrub juga, jadi juga bisa ngeluruhin daki-daki hasil praktek. Aromanya pomegranate yang seger dan bikin melek lagi.

Jangan bayangin bakal dapat sensasi keset setelah pakai Scalett Shower Scrub, karena paska pemakaian langsung terasa lembapnya. Dulu aku berasa aneh kalau pakai body wash tipikal seperti ini, tapi setelah nyobain shower oil Almond merek sebelah, jadi mengubah mindset kalau sabun berkualitas itu ya yang seperti ini.

Udah bersih, kulit butuh kembali dilembapin pakai Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Freshy. Hal yang paling aku suka dari body lotion ini adalah karena wanginya tahan lama banget! Aku pakai pagi-pagi, sampai beraktivitas seharian pun masih terasa aromanya padahal gak pakai parfum.

Aku suka bawa body lotion ini ke tempat praktek karena pas praktek jadi sering banget cuci tangan kan, akhirnya perawat, bidan dan teman lainnya jadi ikutan pakai juga. Mereka seneng karena wanginya enak, bikin mood ikutan naik lagi. Ada juga yang suka karena matching sama parfum Jo Malone English Pear & Freesia yang biasa dia pakai.

Scarlett Brightening Body Lotion ini juga ngasih efek brightening, kelihatan tidak? Yang kiri pakai lotion yang kanan tidak.

Selain jago dalam urusan aroma dan tekstur, secara kandungan juga kece karena mengandung glutathione dan vitamin E. Kedua bahan ini cocok sekali untuk mencerahkan, melempapkan, dan menutrisi kulit. Udah gitu walau produknya relatif baru, ternyata sudah terdaftar BPOM dan gak dicoba ke hewan.

Setelah mencoba produk-produknya Scarlett, jadi paham sih kenapa temen-temenku di Klinik sampai bela-belain beli di Shopee sekalian satu paket (berisi 5 produk) seharga 300.000 (kalau beli satuan, harga per-produknya 75.000). Beli satu paket juga bikin kita dapet box dan hadiah lainnya.

Apa bodycare yang jadi andalan kamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.