daily

Jajan-Jajan di Jababeka

Sore ini cuma ingin ngemil-ngemil aja lalu aku melipir ke Jababeka. Di Jababeka apa aja ada asal rela jalan-jalan, pengennya sih makan bakso tusuk tapi makan itu selalu ngasih rasa bersalah. Biar sehatan dikit aku pilih jajan rujak serut dan sebagai penyeimbangnya kupilih syomay dan batagor.

Semenjak punya kamera digital lalu punya ponsel berkamera dengan memori yang memadai, memotret keseharian adalah kesenanganku. Bisa dibilang aku ini posesif atas memoriku, aku ingin semuanya tercatat dan terekam sehingga beberapa tahun lagi bisa kulihat lagi rekam jejaknya. Selain manfaat itu yang kurasakan memotret sekitar itu bikin kita mengamati sekeliling, bener-bener ada di momen ini.

Saat aku melihat hasil foto di atas, khususnya foto pertama di pos ini, aku berpikir mungkin ini kenapa aku bukan tipe yang haus untuk travelling. Cuma berada di tempat begini aja rasanya udah berasa rekreasi. Sekitar kita yang biasa-biasa saja bisa jadi menarik asal kita mengapresiasinya.

Hffft, susahnya mendeskripsikan apa yang kurasa menjadi kata-kata. Kapan-kapan kutulis ulang topik ini.

6 Comments

  1. deadyrizky says

    konon kabarnya
    rujak yang enak itu kalo abangnya ngulek, pantatnya ikut goyang” geter gitu
    konon….

  2. Aku sih nggak terlalu suka traveling krn males ribet. Apalagi dgn kondisi 2 kids under 3. Thanks but no thanks.

Comments are closed.