BlogZone

BLOGZONE: Fokus Dari Awal Hingga Akhir

image

Menurut saya, tulisan yang bagus adalah yang bisa membuat pembacanya fokus dari awal kalimat hingga kalimat penutup. Soalnya kalau gak begitu, pembaca bakal bosen, hilang konsentrasi dan gak dapet inti tulisan kita, sayang kaan.. Saya masih belum tau bagaimana cara mujarab untuk membuat pembaca tetap fokus, tapi dari analisis saya, faktor-faktor ini yang berperan.. 

Paragraf Pertama Begitu Menggoda…
Bagi saya, first impression dari sebuah tulisan bukan pada judulnya melainkan paragraf pertama. Saya suka paragraf pertama yang menggelitik supaya saya penasaran akan kelanjutan tulisannya. Judul memang penting, tapi mayoritas blogger (termasuk saya) kayaknya masih kurang jago bikin judul sensasional seperti yang ada di Tabloid Gosip, hihihi..

Paragrafnya Kepanjangaaan…
Ini nih yang paling sering bikin fokus saya pecah, kalau paragrafnya kepanjangan saya jadi dizzy trus gak dapet intinya. Blog itu kan dibaca di layar komputer, laptop atau ponsel sehingga lebih bijak satu paragrafnya jangan kepanjangan supaya pembaca gak pusing apalagi kalau tulisannya kecil-kecil. Bagus juga bikin subjudul sehingga pembaca kebayang apa inti paragrafnya.

Post-nya Panjang Buanget…
Hampir sama seperti yang di atas. Biasanya kalau post-nya kepanjangan saya cuma sukses baca paragraf di awal-awal, kecuali kalau topiknya menarik & flow-nya enak.

Gak Nge-flow & Smooth…
Yang enak itu kalau alurnya ngalir dari kalimat satu ke kalimat berikutnya, paragraf satu ke paragraf berikutnya. Saya suka ngerasa minus disini, tapi seringnya terlalu malas untuk memoles tulisan supaya lebih halus.

Jadi Intinya Apa??
Udah capek-capek baca tapi gak tau apa intinya bikin saya sebel! Biasanya karena satu post berisi macem-macem topik, saya kan jadi bingung harus fokus di mana, khususnya post yang serius-serius. Bagus juga kalau ada konklusi-nya.

Ini dulu kayaknya catetan saya. By the way, ini bukan post tentang tips menulis lho teman-teman, cuma menuliskan kesimpulan kenapa tulisan si A bisa bikin saya fokus tapi si B nggak. Kalau saya fokus, saya kan jadi lebih enak untuk nge-like atau comment.. Tapi ada faktor lain sih yaitu topik yang menarik, kalau menarik saya akan bela-belain baca walau harus baca berulang-ulang, hahaha…

So teman-teman pada masih fokus dengan tulisan saya??

image

Advertisements

31 Comments

  1. Pingback: Buka Kartu Tentang Blog | JNYnita

  2. setuju deh sama kamu. aku juga kayak kamu loh, kalau postingannya panjang keseringan aku jadi pusing duluan bacanya 😐

    • Teoriku karena bacanya di layar kali ya? Soalnya klo baca buku bisa-bisa aja tuh baca yang paragrafnya panjang…

      • Iyak, aku juga berpikir kayak gitu. makanya untuk materi kuliah yang aku ambil dari internet, bilamana itu penting, aku lebih memilih untuk meng-print-nya terlebih dahulu. Gak nyaman aja baca panjang2 di layar komputer, apalagi untuk tulisan serius.
        Kalau aku nemu blog yang demikian, paling aku baca beberapa paragraf awal dan beberapa paragraf akhir aja untuk menarik kesimpulan, Paragraf penjelasannya aku abaikan 🙂

        • Sama bangeettt!!! Pas aku skripsi dulu, liat internet cuma untuk screening doang lalu di print dan baca beneran juga dari situ…
          Gak cuma itu, e-book juga aku print, niatnya mau paperless tapi mataku tak sanggup…

      • Hahaha… iya, jadinya kita gak paperless yak 😛

        tapi aku akhirnya menyiasatinya dengan ngeprint di kertas bekas pakai, di bagian belakangnya yang masih kosong 🙂

        • Sama lagi… (~_~メ)
          Mamaku kan orang keuangan, jadi punya banyak kertas print-an keuangan yang udah kadaluarsa, trus aku tampung, lumayan kondisi kertasnya masih rapi, gak lecek…
          Pas masih di BEM juga begitu, surat-surat & kop surat lama aku kumpulin, lumayan banget! Walau gak paperless tapi kita menyedikitkan sampah.. Y(^_^)Y

  3. Pingback: Merapikan Isi Otak | JNYnita's Treasures

  4. Jadi intinya apa Nit? Huahaha *dilempar gigi cabutan*
    Setuju sama semua poinnya Nit. Penasaran bagaimanakah tulisan sayah menurut Nita. 😀

    • Yang tentang ‘kapan nikah?’ konsentrasiku ilang pas di akhir-akhir, tapi udah ku bookmark untuk reread kok… tdnya mau comment, tp buat post balasan aja ah (rencananya), insya Allah Mas Dani ku pingback _(._.)_

    • Dipukul rata untuk semua tulisan atau tiba-tiba ngerasa cocok aja seperti aku nilai sebuah tulisan dari paragraf pertamanya??

  5. pelukis sering membuat sketsa dulu sebelum benar-benar melukis. mungkin ilmu sketsa itu bisa diterapin di dunia tulisan. kata orang sih, bikin outline dulu sebelum menulis biar fokus tulisan selalu terjaga..hehe. salam kenal.

    • Ini draft dari lama kok, lagi males nulis post baru ya publish aja yang ini, hehe..
      Di post itu aku comment kan? Berarti aku bs fokus.. (=^.^=)

  6. Yang saya heran itu justru bagaimana caranya Nita bisa bikin tulisan seproduktif itu. Untuk bulan ini saja sudah 55 tayangan, bahkan sebelum bulannya genap 30 hari! Ada baiknya ditulis rahasianya… 😀

    • Tp Mas-nya bisa fokus sama tulisanku apa nggak?? Hehe, produktif lain cerita, insya Allah akan dibuat postnya, mikirin konsepnya dulu.. _(._.)_

      • Apa saya fokus? Kamu meragukan kemampuanmu? Hanya saja, it’s matter that someone tell you, instead. hehe
        Menurut saya, Nita sudah menyebutkan problemnya dengan tepat. Blog itu dibaca dilayar, jadi paragrafnya perlu disederhanakan, enggak terlalu panjang…

Comments are closed.