B-Logbook: Memulai Blog Self-Hosted dengan WordPress.org

B = Blog.

Logbook = Rekaman atau catatan dari kejadian penting dalam manajemen, operasi, dan navigasi. Awalnya digunakan dalam pengoperasian kapal dan ditulis setiap hari namun sekarang istilah ini digunakan dalam berbagai bidang.

B-Logbook ini aku buat untuk mencatat perjalananku dalam mengutak-atik blog. Blog yang aku maksud di sini adalah self-hosted blog yang pakai wordpress.org.

Bagiku pakai wordpress.org itu momok karena dua kali mencoba, dua kali gagal. Walau begitu, aku selalu penasaran gimana rasanya bangun blog dengan wordpress.org karena katanya begitu powerful. Temen-temenku banyak yang sudah sejak dulu pindah ke sana, tapi untuk mindahin jnynita.com aku gak punya nyali, sudah cukup nyaman di sini.

Tapi sekarang udah 2020 dan waktu luang sudah banyak, insyaa Allah bisa lah ya urus 1 blog lainnya. Kebetulan beberapa hari yang lalu ada promo hosting di Niagahoster 75% untuk yang paket 3 tahun, gratis domain juga, murah meriah banget. Akhirnya shalat istikharah dan beli paket di sana!

Memulai Blog Self-Hosted dengan WordPress.org

Pengalaman Membeli Paket Hosting Personal Niagahoster

Bayanganku akan ribet-ribet gitu, ternyata mudah banget! Cara pembayarannya aku pilih pakai transfer virtual account, tapi bisa juga bayar pakai e-wallet dan kartu kredit. Harga di atas belum harga bersih ya, karena bisa nambah yang lain.

Untuk fitur tambahan aku tambahin Auto Install Website WordPress dan Perlindungan Privasi WHOIS dulu (biar aman identitas eike). Untuk keamanan SSL certificate (HTTPS) aku pilih tambah belakangan, memang sih dia fungsinya juga bisa untuk bantu SEO, tapi untuk sekarang yang penting konten dulu diisi. Pas udah ada isinya dan blognya siap dipasarkan, baru aku pakai.. Hehehe.. Medit bok..

Setelah pembayaran tuntas, langsung masuk e-mail untuk verifikasi dan sebagainya. Dikasih akun wordpress dan langsung bisa masuk ke wp-admin dari blog.

Memulai Blog Self-Hosted dengan WordPress.org

Semudah itu ternyata. Selama ini aku selalu bingung gimana sih maksudnya install wordpress.org, untungnya udah langsung di-installin (ya iyalah, kan gue pilih tambahan auto install, kekeke). Dashboard wordpress.org ternyata nampak lebih minimalis daripada wordpress.com dan temanya cuma dikasih yang official WordPress saja. Mau tema lain harus download dulu.

Aktivasi Plugin WordPress.org

WordPress.org kan minimalis banget tuh, tapi kita bisa memperkaya fitur-fitur di dalamnya dengan cara menginstall plugin. Pilihan plugin ada banyak banget. Karena begitu banyak agak-agak bikin decision fatique, oleh karena itu aku install dikit-dikit aja.

Yang sempet bikin bingung misalnya plugin Akismet, kalau di WordPress.com udah otomatis terpasang, kalau di sini harus disetting lagi. Kalau pengen pakai Akismet yang gratisan, syaratnya blog gak boleh dimonetisasi. Karena galau, akhirnya belum aku setting dan milih untuk tutup kolom komentar dulu.

B-Logbook kali ini segini dulu, sekarang isi-isi dikit-dikit dulu blognya sambil belajar tentang plugin-plugin.

Sampai jumpa di B-Logbook berikutnya. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.