Aplikasi Feedly, Masih Tetap Jadi RSS Feed Andalan?

Aplikasi Feedly ini pertama kali muncul di tahun 2013 bertepatan dengan Google Reader mengundurkan diri. Apakah ini sudah strategi? Soalnya awalnya Feedly ini hanya sebagai extension di Chrome dan Chrome punya Google. Bagi pengguna Google Reader bisa langsung export ke Feedly.

Setelah sukses menggantikan Google Reader, Feedly lalu muncul dalam bentuk aplikasi di Android dan IOS, totally free. Lalu beberapa tahun kemudian mulai ada paket premium. Aku gak ngerti kenapa cuma perkara RSS reader saja bisa ada premium-premium segala. Lalu aku dikit-dikit cari tau dan mulai paham sedikit-sedikit. Dengan bayar lebih, kita akan dapat analisis data dari web-web yang kita follow di Feedly.

Ternyata Feedly yang free sekarang cuma bisa follow sampai 1000 alamat website dan hanya bisa buat 3 kategori besar. Untungnya aku udah pakai feedly dari tahun 2013 yang gak ada pembatasan jumlah kategori, akhirnya sampai sekarang kategorinya masih berlaku dan jumlah web yang sudah aku follow (lebih dari 100) masih ada. Tapi sudah tidak bisa nambahin alamat web baru lagi.

Untuk tetap update dengan blog-blog kesayangan, aku tetap pakai Feedly di tahun 2020 ini. Karena udah gak bisa nambahin alamat web lagi aku sempet pengen coba alternatif rss feed lainnya seperti: The Old Reader, Feedbin, Inoreader, Reeder 4, Newsblur, Flipboard, G2 reader, Feedspot, Netnewswire, dan Netvibes. Tapi udah pewe pakai Feedly, jadi buat akun baru aja.

Cek: Post tentang Feedly di tahun 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.