Skip to content
Advertisements

Pengalaman Tes CAT CPNS 2018 – Kemenkes

Siapa yang mencoba peruntungan di penerimaan PNS tahun ini?

Aku salah satunya. Hahaha!

Setelah melalui perjuangan pendaftaran di website SSCN dan lolos pengecekan administrasi, akhirnya datang juga waktunya untuk tes CPNS. Tes pertama yang harus dilalui adalah tes SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) dengan sistem CAT (Computer Assisted Test)

Dalam SKD, ada 3 bagian yang diujicobakan yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Inteligensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Yang niat ikutan tes CPNS pastinya udah tau kan yaa apa saja yang akan diuji, jadi aku cerita pengalamanku pas tes saja yaa.

Di seleksi CPNS kali ini aku mendaftar Instansi Kemenkes dan memilih formasi umum untuk menjadi dokter gigi ahli pertama di suatu Rumah Sakit di Bogor. Kuota yang tersedia hanya 1 tempat sedangkan yang mendaftar sekitat 20 peserta. Lumayan ketat ya?

Aku dapat jadwal ujian di hari ini bertempat ujiannya di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur. Ujian (seharusnya) dimulai pukul 10 dan peserta harus sudah ada di tempat ujian 90 menit sebelumnya.

Ngapain aja di waktu 90 menit sebelum ujian itu?

Pertama-tama kita registrasi dulu yang dicek adalah Kartu Peserta Ujian CPNS (yang dicetak dari website SSCN) dan Kartu Jadwal Ujian CPNS (yang dicetak dari website Kemenkes). Foto yang paling atas di post ini adalah waktu pengecekan awal untuk mencocokkan identitas antara kartu ujian dan KTP.

Di tahap ini ternyata masih ada yang belum mencetak kartu ujian dan kartu jadwalnya, untungnya dari pihak panitia menyediakan tempat untuk mencetak kartu. Oh iya, selain belum mencetak kartu ada juga yang datang tidak sesuai dress code ada yang pakai kerudung hitam atau pakai rok bukan warna hitam. Untuk kesalahan dress code, peserta diberi kesempatan untuk berganti pakaian terlebih dahulu.

Setelah registrasi, barang-barang dirapihkan dan dititipkan. Barang yang kita bawa hanya amal ibadah, kartu jadwal, kartu ujian, dan KTP. Lalu kembali scan kartu ujian untuk dapat Pin Ujian SKD (tiap orang akan dapat nomer yang berbeda-beda). Sebelum masuk ke ruang steril, ada petugas yang memeriksa tubuh kita, dicekin deh tuh dari atas sampai kaki, geli-geli gitu deh. Berniat pakai bluetooth headset? Tidak bisaa karena sampai telinga pun diperiksa dengan rinci.

Sampai di ruang steril (yang aku gak inget lokasinya di lantai berapa), kita dapat snack dan air mineral lalu disuguhi tontonan yang menarik dan diulang-ulang terus “Tata Cara Ujian CAT SKD” hingga waktunya ujian pun tiba. Horeeee!!

Di ruang ujian

Dingin dan menegangkan.

Hhhm, nggak deng. Biasa aja. Haha!

Duduknya satu meja berdua dengan dua laptop yang berdekatan. Gampang banget deh kalau mau contek-contekan. Di ruang ujian ini kita akan dikasih satu nomer pin sesi yang sama untuk semua yang ikut ujian di sesi itu.

Saat ujian dimulai yang kita lakukan adalah mengisi formulirnya dulu:

  • NIK
  • Nomer Ujian
  • Pin Ujian
  • Pin Sesi

Setelah semuanya terisi lalu muncul data diri kita, kalau semuanya sudah cocok, mulai deh ujiannya.

Ada 100 soal yang harus dituntaskan dalam 90 menit. Tiap soal adalah pilihan ganda dengan 5 opsi. Saat ada jawaban yang dirasa tepat, kita klik opsi itu dan klik suatu tombol untuk mengirim jawaban. Kliknya dengan niat yaaa, karena belum tentu berfungsi. Coba sekali.. Lalu dua kali.. Lalu berkali-kali.. Lalu lihat waktu ujiannya.. Ternyata freeze!

Huahuahuahuaaa..

Jadi tadi tuh komputernya sempet nge-freeze seluruhnya sehingga ujian dihentikan sementara untuk perbaikan sistem. Berapa lama waktu yang diperlukan? Hhhm, bantuin hitung ya.. Seharusnya ujian dimulai jam 10 pagi, tapi malah baru mulai jam setengah 5 sore!

Ngapain aja pas nunggu?

Aku berusaha menikmati waktu menunggu ini, jarang-jarang kan mengalami hari seperti ini! Awalnya kupakai untuk tidur alias menghemat energi supaya pas tes bisa segar, tapi makin lama kok kelaparan. Untungnya disediakan cemilan yang lumayan banyak beserta teh dan kopi.

Untuk urusan perut, untuk aku snack lumayan bisa ngeganjel. Tapi Alhamdulillah pada bisa makan siang dengan nitip dibeliin makanan sama panitianya. Tapi kan ada masalah lain yang merupakan akibat dari berubahnya jadwal ujian: mengganggu jadwal berikutnya.

Ada yang harus segera mengejar pesawat, ada yang cemas karena rumahnya lumayan jauh, dan ada juga yang bentrok dengan jadwal kerja atau praktek. Karena hp harus dititipkan, kami mempunyai kendala untuk kontak dengan dunia luar. Untuk mengatasi kendala ini, beberapa panitia meminjamkan ponselnya.

Awalnya kupikir aku gak butuh pinjam ponsel, tapi waktu makin sore aku gak akan keburu praktek malam sedangkan pendaftaran di klinik mulai dari jam 5. Aku gak inget nomer hp asisten dan klinik, gimana cara ngabarin ke sana? Untungnya aku masih inget salah satu nomer hp temen kuliahku, kuhubungi dia dan dia menghubungi asistenku. Alhamdulillah.

Balik lagi ke kisah Tes SKD CPNS ini…

Ujian dimulai kembali jam setengah lima dengan melanjutkan ujian yang sebelumnya (waktunya lanjut dari yang sebelumnya). Walau gampang banget untuk nyontek ke komputer sebelah, soalnya sangat berbeda (soal diacak tiap peserta). Saat ujian selesai, hasil ujian langsung terpampang di layar.

Hasil ujianku? Hhhm.. Aku terlalu asik mengerjakan TIU, jadinya nilai yang bagus cuma yang TIU aja.

Kalau disimpulkan dari ujianku hari ini, ada beberapa tips:

  1. Kartu ujian semuanya diprint dan disimpan dengan rapi, jangan sampai tertinggal.
  2. Perhatikan dress code ujian! Soalnya kalau salah bener-bener gak boleh ikut ujian.
  3. Makan dulu yang kenyang, ngupi-ngupi dulu sebelum ujian.
  4. Bagi yang dari luar kota, jangan pilih jadwal pesawat yang mepet dengan waktunya ujian, takutnya ada situasi tak terduga. Sesi yang pertama ngaret sekitar 20 menit dan sesiku ngaret 6,5 jam.
  5. Inget nomer hp orang yang kemungkinan butuh dihubungi jika terjadi situasi tak terduga.
  6. Tenang aja pas ujian.
  7. Mengerjakan soal TIU memang seru, tapi jangan sampai kelupaan waktu.

Yang akan ujian SKD CPNS semangat yaaa. Semoga sukses!

Advertisements

9 Comments »

  1. Subhanallah … seru baca ceritanya mbak, hehe
    saya ini deg2an, masih ujian nanti tgl 10 Nopember di Surabaya.
    mau tanya untuk TWK apa memang ada pertanyaan yg berkaitan dengan berita yg lagi viral ttg semua yg berkaitan dengan Negera ini ? (sy agak males lihat/baca berita isinya sumpek hehe)
    terima kasih

  2. Semua ujian mencapai pasing grade nya gak mbak?… Teman saya malah dari 300 org yg lulus cuma 1 org, padahal kouta nya ada 3 org..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: