Month: May 2018

Jajan-Jajan Miniso

Masuk Miniso itu harus kuat iman! Kalau lemah isi tabungan semakin berkurang, masih untung kalau barangnya beneran terpakai tapi kalau cuma jadi bikin rumah makin berantakan aja gimana? Hahaha. Oleh karena itu aku iseng-iseng mau evaluasi jajanan Miniso-ku beberapa saat lalu.. Miniso Sports Armband Beli ini ceritanya biar bisa naruh hp di lengan, lalu dengerin sesuatu di earphone. Hasilnya: tak terpakai! Karena hp yang cukup di sana sudah kuhibahkan ke adekku dan pakai bluetooth earphone jauh lebih praktis! Miniso Dotted Notebook Di Indonesia dotted notebook itu susah dicarinya, jadi kalau nemu dotted notebook dengan harga murah, ya aku beli! Sampai sekarang notebook ini masih belum kepakai, tapi Insyaa Allah akan terpakai. Notebook gitu.. Miniso Cosmetic and Jewelry Organizer Aku suka banget liat organizer akrilik, biasanya harganya mahal jadi urung untuk beli. Alhamdulillah Miniso jual dengan murah, sampai sekarang dua-duanya masih difungsikan dengan baik. Miniso Foundation Brush Ah, untuk yang ini aku kurang suka walau banyak beauty vlogger yang bilang ini oke. Aku masih lebih suka brush-nya Real Techniques (harganya memang jauh sih). Miniso Smart Grip …

BEAUTY: Pyunkang Yul Essence Toner

Siapa yang kalau habis cuci muka rasanya gak afdhol kalau gak pakai toner plus kapas dulu? Aku begitu. Alasannya karena kadang kualitas air di rumah gak oke sehingga supaya bener-bener yakin kulitku bersih, aku pakai toner dengan kapas. Karena kulitku relatif sensitif, memilih toner adalah suatu perjuangan. Salah satu toner yang menarik perhatianku adalah Pyunkang Yul Essence Toner.

Filofax Malden Red Pocket Organizer

Apa saja yang kamu bawa di dalam tas sehari-hari? Aku bawa: dompet, makeup pouch, 2 ponsel, kamera digital, planner, dan notebook. Banyak ya? Tapi kalau gak dibawa rasanya ada yang kurang. Karena banyak printilan-printilan yang kubawa, aku jadi pengen punya benda yang all in one, inceranku: Filofax Pennybridge Raspberry yang seperti iniiiii…..

Kuat tak terpatahkan

Originally posted on Ciptaning W Jati:
Setiap orang pasti berjuang melawan masalahnya masing-masing, ada yang cepat belajar lalu mengatasi tanpa sulit, ada yang menghabiskan banyak waktu dan menguras air mata hanya untuk satu masalah tak pelik. Tanpa perlu banyak berkata atau bertanya, yakinlah tiap orang berjuang untuk hidupnya masing-masing. Kita hanya tidak tahu dan mudah menghakimi, tanpa solusi. 🙂 Mungkin, sering kita bertanya mengapa sebagian terlihat begitu kuat dan selalu bahagia di dalam kesulitan, sementara yang lain merasa bosan di dalam gelimang harta dan kesenangan. Pertanyaan mudah bila kita mau sedikit mengubah perspektif kita dan melihat sedikit lebih jauh. Kebahagiaan adalah buah juang. Coba ingat kapan terakhir kali tertawa lepas? Perasaan lega ketika mendapatkan tanda tangan pembimbing tugas akhir, bahagia ketika lulus Ujian Nasional dengan usaha sendiri, rasa luap ketika dapat berkumpul dengan sahabat seperjuangan, atau rasa haru bertemu sesosok ibu yang menunggu anaknya pulang merantau. Yakinkah kita mampu menemui senyumnya kembali kala pulang lagi? Mudah untuk bahagia, hanya kita yang membatasi kebahagiaan itu. Mungkin, kita hanya lupa bahwa kebahagiaan kecil ada di sekitar kita.…