All posts by Nita

Caffino, Kopi Sachet yang Gak Kalah Sama Kopi Kafe

Salah satu efek pandemi adalah penghasilan jadi berkurang, urusan ngupi-ngupi juga harus ditekan biayanya. Selama ini aku gampang banget nge-gofood untuk beli kopi atau melipir ke kafe untuk dapat kopi enak, tapi sekarang sudah tidak leluasa lagi. Mau ribet-ribet bikin kopi ‘beneran’ juga udah mager banget, akhirnya eksplorasi kopi sachetan.

Penemuan terbaikku adalah: Caffino!

Continue reading Caffino, Kopi Sachet yang Gak Kalah Sama Kopi Kafe

Bahagia = Menerima Emodiversity

Ternyata mood-nya masih ingin lanjut bahas tentang bahagia. 🙂

Bagaimana supaya bisa bahagia? Ini pertanyaan banyak orang dan aku suka cari pembahasannya. Sumber yang paling utama tentu saja lewat buku-buku agama Islam dan mencari penjelasannya oleh Ustadz yang terpercaya. Yang paling oke menurutku adalah buku 23 Kiat Hidup Bahagia karya Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’adiy, rangkumannya ada di mind map bahagia. Lalu dari sisi keilmuan modernnya aku sempat ambil kursus di EdX judulnya “The Science of Happiness” dari Universitas Berkeley, dari kursus online ini aku jadi tau istilah emodiversity.

Continue reading Bahagia = Menerima Emodiversity

Meluruhkan Lelahnya Praktek Pakai Scarlett Bodycare

Gimana rasanya jadi dokter gigi di masa pandemi?

Pas awal pandemi bisa dibilang malah jadi kayak pengangguran karena dokter gigi jadi dipaksa libur dulu kecuali kalau ada kasus emergency. Alasannya karena praktik dokter gigi adalah yang lumayan rawan terkena infeksi corona. Masa liburan ini dimanfaatin supaya klinik bisa modifikasi ruangan poli gigi supaya sesuai dengan standar di masa pandemi, saat sudah siap, bisa praktek lagi asal pakai perlengkapan perang.

Pas akhirnya bisa kembali praktek setelah klinik direnov rasanya seneng banget! Karena jadi ada alasan untuk keluar rumah, hehehe. Tapi praktek dokter gigi tidak semenyenangkan dulu karena ribet banget urusan APD

Continue reading Meluruhkan Lelahnya Praktek Pakai Scarlett Bodycare

Kunci Kebahagiaan = Al-Qur’an

Apa yang kamu lakukan kalau sedang bersedih?

Yang pertama kali aku lakukan adalah instrospeksi diri, karena seorang Mukmin itu dijamin oleh Allah agar tidak merasa takut dan bersedih hati. Jadi jika sedih, berarti iman sedang turun dan butuh dikuatkan. Iman yang naik dan turun adalah hal yang wajar, jadi wajar juga kalau sesekali merasakan rasa sedih dan khawatir (apalagi sedih dan takut yang fitrah).

Continue reading Kunci Kebahagiaan = Al-Qur’an

Bahagia = Tiada Rasa Takut Dan Tidak Bersedih Hati

Pernah gak pada suatu titik merasa susah banget untuk bisa bahagia?

Aku pernah, pas mau masuk usia 30. Usia yang sempat bikin aku insecure.

Saat itu aku jadi sering berkontemplasi, melihat hal-hal yang sudah dilalui dan membayangkan hal apa yang akan terjadi di masa depan, mengevaluasi apa aja yang sudah kucapai dan memikirkan bagaimana prospek ke depannya.

Continue reading Bahagia = Tiada Rasa Takut Dan Tidak Bersedih Hati