Soft-skill yang Perlu Diasah Di Era Digital

Saat aku masih muda dulu (cie elah), aku berusaha banyak membaca macam-macam, alasannya supaya bisa banyak tau, dengan banyak tau saat mau memutuskan sesuatu (problem solving) jadi punya banyak dasar yang bisa dipertimbangkan, lalu akhirnya bisa mendapatkan keputusan yang terbaik, keputusan yang terbaik akan menghasilkan kehidupan yang baik.

Lalu aku membandingkan dengan kehidupan di jaman sekarang yang semuanya sudah digital. Mencari informasi jadi mudah sekali, hampir semua orang memiliki gawainya. Bingung tentang sesuatu tinggal googling dan memilih dari berbagai opsi penyelesaian yang ada. Memutuskan sesuatu jadi lebih mudah.

Pemikiran yang berikutnya adalah dengan makin canggihnya teknologi banyak pekerjaan manusia yang akhirnya bisa digantikan oleh mesin. Contoh paling gampangnya adalah metode pembayaran tol, dengan menggunakan kartu, berapa banyak SDM yang harus dialihtugaskan?

Dari situ muncullah berbagai pertanyaan: Lalu apa yang jadi poin kunci supaya sukses di masa depan, supaya kita bisa menjadi manusia yang mumpuni dan tidak bisa digantikan oleh mesin?

Karena lagi banyak mikir seperti itu pas di Komunitas blog ada sharing event yang topiknya tentang “Soft Skill Apa Yang Diperlukan di Abad Digital” aku langsung daftar.

Yang jadi pembicara kali ini adalah psikolog Yohana Theresia, M.Psi yang berpengalaman jadi dosen dan saat ini menjadi psikolog anak dan trainer, sudah pasti mumpuni di bidangnya, gak kaleng-kaleng.

Long story short.

Dari event ini aku jadi dapat jawaban dari pertanyaan-pertanyaanku di atas!

Kemampuan yang penting banget di asah saat ini pada anak kita adalah….

KREATIFITAS!!

Ah ya! Kayak dapat pencerahan banget rasanya.

Duluu, kita mau bersenang-senang itu butuh usaha lebih keras. Apalagi yang memiliki keterbatasan biaya untuk beli mainan, kita harus bisa memaksimalkan barang yang ada dan daya imajinasi supaya hari-hari selalu terasa seru.

Kalau sekarang, wuih, gampang banget kalau mau senang-senang, tinggal buka gadget aja lalu tangki kebahagiaannya terisi deh. Bosan dikit, tinggal cari gadget-nya, lalu tenggelam lagi ke dalam gadget. Anak rewel? Kasih gadget aja biar anteng. Anak senang, Ibu juga senang!

Tapi cara instan seperti itu seperti menjerumuskan si anak. Di usia dewasa nanti si anak akan menghadapi berbagai problematika hidup, butuh cari solusi dari segala permasalahan yang ada. Jika dari kecil terbiasa ‘malas berpikir’ pas besar juga menjadi kebiasaan malas berpikir.

Selain itu bagi anak-anak, kebanyakan main gadget itu bahaya.. bisa dibaca efeknya di bawah ini..

Hhhm, anakku itu sempat banyak megang gadget dan sekarang jadi punya PR untuk melatih fokus dan konsentrasinya. Caranya gimana ya??

To Do List biar Anak Kreatif…

  1. Menghargai proses belajar.
  2. Mempersiapkan ruang khusus bagi anak untuk ekplorasi dan bereksperimen.
  3. Memberi kebebasan pada anak.
  4. Menjadi contoh nyata “orang kreatif”.
  5. Memberikan berbagai sudut pandang dengan memperkaya pengetahuan anak.
  6. Suportif.
  7. Mengapresiasi usaha anak.

Hhhm.. Yang nomer 4 kayaknya agak rumit ya apalagi banyak yang harus dipikirin pas jadi orang tua. Untungnya sekarang Faber-Castle mengeluarkan Creative Art Series yang bisa dibeli di Tokopedia atau Shopee. Ada macam-macam seriesnya tapi untuk kali ini kulik yang versi jam dulu, kebetulan jam di kamar mati buuu..

Faber Castle Creative Art Series ini mudah sekali merangkainya dan seru banget jadi salah satu aktivitas yang dilakukan bersama keluarga. Saat merakit jamnya aku bertugas meracik cat dan glitter, si anak bagian mengecat, dan bersama-sama menempelkan karton hitam untuk siluet gajahnya.

Bonus tangan ginuk-ginuk. Gemes banget deh lihat cat yang gak rata itu, tapi katanya kan kita harus suportif dan mengapresiasi usaha anak jadi mau arah apa pun bebassss dulu..

Saat suami lihat hasilnyq, Pak Su malah kepo dan inisiatif untuk finishing touch.

Makin cakep deh apalagi ditambah inisial B dan E.

Sukses jadi penunjuk waktu baru di kamar. 🙂

5 thoughts on “Soft-skill yang Perlu Diasah Di Era Digital

  1. Hello there Nita.. maap jika komennya out of topic.. semoga Nita dan keluarga baik2 di sana ya.. soalnya kudengar ada kabar banjir bandang di Malang minggu lalu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.