Infeksi Gigi dan Gusi Bisa Memicu Sakit Jantung – Dan Penyakit di Bagian Tubuh Lainnya

Pasien sering bertanya: Sakit gigi bisa menyebar ke mata apa tidak sih dok?

Jawaban saya: Tentu saja bisa, ke bagian tubuh lain juga bisa. Kalau ke jantung bisa menyebabkan sakit jantung (endokarditis), ke otak bisa menyebabkan radang otak (meningitis), ke paru-paru juga bisa (pneumonia), bisa menyebabkan penyumbatan darah, ke bagian tubuh mana pun bisa tergantung bagian tubuh mana yang terkena paparan bakteri yang bersumber dari gigi.

Kok bisa??

Pada GIGI dan GUSI yang SEHAT

Di dalam mulut ada banyak bakteri yang berenang-renang di sana. Ada bakteri baik yang memang kita butuhkan untuk membantu pencernaan dan melawan bakteri-bakteri yang jahat, supaya gigi dan mulut kita selalu sehat.

Idealnya, gigi dan gusi adalah jaringan yang “kedap”, sehingga meskipun di sekitarnya ada bakteri, bakteri tersebut tidak bisa masuk ke dalam gigi dan gusi.

Pada GIGI dan GUSI yang SAKIT

Nah, berbeda keadaannya apabila gigi berlubang besar atau ada radang gusi yang disebabkan oleh tertumpuknya plak dan bakteri. Gigi yang tadinya keras, akhirnya berongga, sehingga bakteri bisa dengan leluasa masuk dan menembus ke Pulpa. Pulpa ini terdiri dari pembuluh darah dan syaraf.

Gusi yang meradang akan mudah sekali terjadi perdarahan. Perdarahan itu adalah pembuluh darah yang robek. Adanya pembuluh darah yang robek membuat bakteri bisa masuk ke dalam pembuluh darah dan masuk ke dalam aliran darah.

Dari GIGI dan GUSI, bakteri menyebar ke SELURUH TUBUH diperantarai oleh pembuluh darah.

Seperti yang kita tahu, seluruh tubuh kita terhubung satu sama lain dengan pembuluh darah dan syaraf. Darah yang ada di pembuluh darah mengalir ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung, dan selanjutnya dipompa kembali oleh jantung ke seluruh tubuh dan paru-paru.

Apabila gigi dan gusi kita sakit atau meradang, pembuluh darah membawa “oleh-oleh” bakteri dari sana. Yang tadinya si bakteri hanya ada di rongga mulut, jadi bisa bertamasya ke bagian tubuh lainnya. 😦

Dari berbagai area tubuh, salah satu organ yang fatal apabila terjadi infeksi adalah jantung. Saat ada pasien yang terkena penyakit jantung, Dokter Spesialis Jantung akan berusaha mencari penyebab penyakit jantung yang dialami pasien, salah satu yang diperkirakan sebagai sumbernya adalah gigi dan gusi. Jika pasien membutuhkan operasi, dokter Spesialis Jantung akan merujuk pasiennya ke dokter gigi. Semua masalah di giginya harus tuntas semua, supaya tidak menjadi sumber penyakit lagi setelah operasi.

Masalah di gigi dan gusi seringkali disepelekan oleh pasien. Jika tidak sakit, pasien banyak yang tidak memperhatikan kondisi gigi dan mulutnya. Padahal walau tidak sakit, masalah di mulut bisa menyebabkan masalah di bagian tubuh lainnya.

Jadi kita rawat gigi dan gusi kita supaya tetap sehat, kuy!!! 🙂

10 thoughts on “Infeksi Gigi dan Gusi Bisa Memicu Sakit Jantung – Dan Penyakit di Bagian Tubuh Lainnya”

  1. Artikelnya bagus sekali Dok. Saya selalu konsulkan dulu ke Dokter Gigi, semua pasien-pasien saya yang akan menjalani operasi jantung. Saya izin link ke sini di artikel-artikel saya tentang persiapan operasi jantung ya… Terima kasih. Sukses selalu Dok.

  2. Mbaak aduhhh senang nemu blog dokter gigi.
    Aku bermasalah tuh sama gigi geraham belakang karena tumbuhnya melintang gitu, setelah ke dokter gigi ternyata koentji emang mesti bersihin sampe area belakang gitu which is selama ini sering abai. Alhamdulilah mulai nggak pernah kambuh tuh sakit gusi di gigi geraham belakang. Nah muncul lagi masalah gigi geraham belakang yang kiri, eh tumbuhnya lebih parah dan mesti dicabut.

    Di pandemi gini kan rumkit gak mau OP huaaa hiks kalo ke klinik gini mayan harganya. Wis lah, udah sembuh sakit yang gigi kiri perawatan terus disambi ngumpulin duit.

  3. sebagai manusia yg bermasalah sama gigi–akutuh mau sedih apa gmn ya— dapat turunan genetik problem gusi dari bapak, dan cuma saya doang dari 4 bersaudara, yang lain bagus2 giginya, padahal rajin sikat gigi, termasuk jarang makan yg manis2 apalagi permen. pernah operasi flap gigi tapi cuma gigi atas depan. sekarang gigi bawah depan, agak renggang, mau operasi flap gigi lg maju mundur gara2 corona, dan klisenya nyari klinik di kota kecil dokternya ga ada. dan masih mikir coveran asuransi nya berapa. btw bener ga ya batas maksimal hrs ambil tindakan flap gigi sebelum usia 40 thn, kalau engga, ga tertolong lg??

  4. Klo ini post fesbuk, rasanya ingin like berulang kali. Semenjak aku pindah kemari rajin ke dokter gigi (walopun disini mihil karena ga ditanggung asuransi negara), supaya gigi tetep sehat dan yang lain2 juga sehat.

    1. Komennya juga ingin aku like berkali-kali Mbak.. hihihi.. kalau di sana selama pandemi gimana Mbak?? Hanya emergency aja atau udah seperti biasa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.