LIFE: Terjebak dalam Labirin

Aku memvisualisasikan waktu dengan timeline sejak tahun 2010. Kenapa 2010? Karena di tahun tersebut aku mengalami perubahan hidup yang besar-besaran. Bukan perubahan yang menyenangkan pastinya.

Dari tahun ini 2010 hingga sekarang aku merasa berada di sebuah labirin. Berkali-kali berusaha keluar tapi masih saja terjebak di dalamnya. Hal ini banyak mempengaruhi kepribadian dan gaya hidup. Nita berubah dari yang excited akan banyak hal (hingga akhirnya pas kuliah aku ikut beberapa organisasi sekaligus), suka olahraga (selain untuk beli buku, uang beasiswa-ku habisnya untuk beli perlengkapan gym di rumah), suka jalan-jalan, jadi Nita yang mager untuk ngapa-ngapain.

Continue reading LIFE: Terjebak dalam Labirin

LIFE: Someone To Talk To…

image

Akhir-akhir ini aku lagi kangen Mbah Kung. Mbah Kung ini kakek dari keluarga Papa. Aku tinggal dengan Mbah Kung dari usia 17 bulan hingga Mbah Kung meninggal di bulan April 2006. Sedihnya pas Mbah Kung meninggal aku gak di Jakarta, malah lagi di Jogja.

Mbah Kung bisa dibilang orang yang banyak ngasih pengaruh untuk aku. Kami bisa saja berkutat seharian baca buku dan merangkumnya, catatan kami sama-sama banyak. Bedanya catetanku penuh warna dan catatan Mbah Kung mayoritas pakai tinta hitam dengan tulisan sambung.

Continue reading LIFE: Someone To Talk To…