One Of My Comfort Food: Soto Ayam

Di dalam hidupku, ada masa-masa dimana aku sangat menikmati apa yang aku makan dan adakalanya makan hanya untuk bertahan hidup. Mayoritas memori indah tentang makanan adalah saat masih tinggal bersama Mbah Uti dulu, sepertinya makanan yang Beliau buat tidak ada yang gagal. Bahkan aku lebih milih bawa makanan dari rumah daripada jajan, karena kalau jajan gak akan seenak makanan di rumah.

Setelah gak tinggal lagi sama Mbah Uti dan pada akhirnya Mbah Uti meninggal, makanan rumah tidak begitu menarik lagi dan aku malah jadi hobi banget jajan. Duluu aku suka banget kalau Mbah Uti masak Soto Ayam, bahkan saat Mbah Uti menginap yang aku minta adalah dibuatkan Soto Ayam. Tapi udah jajan pun, tetep gak ada Soto yang seenak buatan Mbah Uti,

Mendarat di Malang, aku jadi harus masak untuk bertahan hidup, sudah tidak leluasa jajan lagi. Setiap ada jajanan yang lagi dipengenin, malah lebih memilih untuk mencari resepnya dan beli bahan makanannya saja. Hahaha, seru! Ternyata bikin makanan enak tidak sesyulit itu. Tapi aku selalu menunda-nunda untuk membuat Soto Ayam karena sudah 9 tahun gak ngerasain Soto Ayam yang ciamik.

Beberapa hari yang lalu aku stuck mau masak apa. Bahan-bahan yang ada di rumah: Ayam fillet, wortel, kubis, daun bawang, tempe, sama ada satu bumbu Soto Ayam yang dari 2 bulan lalu gak aku sentuh-sentuh. Baiklah kita masak Soto Ayam saja!

Aku makan pakai Sambal Pedas Serbaguna Uleg (Finna Food) dan kecap, ternyata enak banget Sodara-Sodaraaaaa!!! Mirip banget sama yang dulu biasa aku makan dan bawa ke Sekolah. Memori-memori dari belasan tahun yang lalu kembali muncul.

“I’ve always love how food preserves a memory.”

Piolo Pascual

Makan Soto Ayam ini ngasih kehangatan banget-banget, terasa ada kasih sayang didalamnya. Setiap aku ngerasa capek masak, aku selalu berusaha inget kalau dulu aku pernah dapat rasa nyaman dari makanan, memori yang indah dari makanan, aku ingin keluargaku juga merasakan hal yang sama.

“Food is the most primitive form of comfort.”

Sheila Graham

Makanan apa yang jadi comfort food kamu?

2 thoughts on “One Of My Comfort Food: Soto Ayam

  1. Hi Mba, lagi blogwalking dan aku “nyasar” ke blog Mbanya. Food itu kadang emang bisa jadi instant time machine yaa. Comfort foodku yang paling ku inget itu roti keju parutnya Airin’s Bakery – entah bakery ini cuma ada di Bandung atau ada di kota lain juga. Tapi jaman aku kecil, dia keliling komplek pakai truk. Dan tiap aku masuk truknya, aromanya semerbak bangetttt dan gak pernah ada bakery lain yang aromanya semenenangkan dan seenak itu! Dan dari SD sampai sekarang, aku selalu beli menu yang sama, roti keju parut itu hehe. Anyhow, salam kenal Mba!

    1. Wah.. baca komennya bikin inget roti fave-ku pas masih SD.. ada roti isi krim susu, setiap jam 1 siang pasti beli, harganya 1000.. tapi eeenaaaakk…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.