Review Wireless Keyboard Logitech K480, Setelah Pemakaian 3 Tahun

Ada laptop, tapi saya bukan tipe yang suka pakai laptop. Alasannya karena kalau pakai laptop harus meluangkan waktu khusus (butuh proses untuk menyalakan dan saat sudah selesai harus kembali dimatikan). Saya lebih memilih untuk pakai tablet atau handphone yang siap sedia selama 24 jam. Supaya lebih leluasa untuk menginput data, saya perlu wireless keyboard dan tiga tahun yang lalu saya memilih untuk beli wireless keyboard Logitech K480 ini.

Saat akan membeli wireless keyboard ini saya sempet galau lumayan lama, antara mau beli seri K480 ini atau seri K380 yang lebih ringkas. Harga juga lebih ekonomis yang K380, waktu itu sekitar 300 ribu rupiah dan yang ini sekitar 400 ribu rupiah. Faktor penentu yang membuat saya memilih seri K480 adalah ada tempat untuk menempatkan gadgetnya sehingga tidak butuh penyangga lagi dan lebih stabil.

Setelah bungkus bawa pulang dengan suka cita, pada saat pemakaian saya langsung punya keluhan yaitu bobotnya lumayan berat! Bayangan saya tadinya dengan punya wireless keyboard jadi bisa ngetik-ngetik di mana aja, tapi nyatanya jadi malas bawa kemana-mana karena nambah bebannya lumayan. Bobot yang lebih berat ini bisa jadi karena dua alasan: yang pertama karena ukurannya memang besar, yang kedua supaya bisa tetap stabil saat dipakai untuk menyangga tablet yang lumayan berat.

Koneksi ke gawai melalui bluetooth lumayan mudah, bisa terhubung ke-tiga gawai dan mudah sekali jika harus mengganti koneksi (cukup dengan memutar lingkaran di samping kiri atas), koneksi ke Android maupun iOS tidak ada kendala, dan tombol keybard lumayan nyaman digunakan (kadang suka skip). Untuk daya menggunakan dua buah baterai AAA yang selama tiga tahun ini hanya butuh diganti yang baru sekali, itungannya lumayan awet dan tidak merepotkan.

Penampakan karet yang mulai rontok.

Setelah 3 tahun pemakaian, saya tidak merasa ada penurunan kinerja, tetapi dari segi fisik sudah terlihat usang. Yang paling mengganggu adalah karet-karet di sekitar lingkaran navigasi koneksi dan penyangga gawai sudah mulai rontok, mengotori keyboard, dan menempel ke benda-benda lain yang ada di tas. Yang saya khawatirkan adalah saat karetnya rontok seluruhnya apakah tetap bisa menjaga gawai agar tetap stabil?

Ya.. Semoga bisa…

Bagi teman-teman yang mau membeli wireless keyboard Logitech K480 ini bisa mempertimbangkan kosekuensi ini saat pemakaian jangka panjang. Tapi secara keseluruhan, ini lumayan oke kok. 🙂

Ps. Post ini diketik dengan menggunakan produk yang saya review saat ini.

Pps. Lagi mood pakai saya.

2 thoughts on “Review Wireless Keyboard Logitech K480, Setelah Pemakaian 3 Tahun”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.