Jika tidak sakit, buat apa ke dokter gigi?
Pada mikir gitu nggak?
Saya juga, huahahaha, tadinya.. 😉
Hampir setiap orang punya masalah dalam gigi dan mulutnya namun tidak disadari atau disadari tapi tidak menganggapnya sebagai masalah seperti gusi berlubang, gusi berdarah, gigi sensitif, sendi rahang yang bunyi, sisa akar, dan sebagainya. Padahal hal yang terlihat sepele itu suatu saat bisa menimbulkan sakit dan jika sakit tentunya bukan hal yang sepele lagi. Bisa bikin gak bisa tidur, gak bisa makan, kualitas hidup pun jadi terganggu.
Makanya sebelum sakit, datanglah ke dokter gigi. 😉
Dan inilah yang akan dokter gigi lakukan:
Penilaian kebersihan mulut
Kesehatan gigi dan mulut itu sangat amat tergantung dengan kemampuan pasien memelihara kebersihan mulutnya. Oleh karena itu, dokter gigi akan lihat jumlah plak dan kalkulus, serta peradangan gusinya.
Oral prophylaxis
Yaitu pembersihan gigi dan mulut secara optimal oleh dokter gigi. Ayooo siapa yang bisa ngelepasin karang gigi sendirian? Siapa yang bisa menghilangkan bercak-bercak karena teh dan kopi sendiri? Yakin deh gak ada yang bisa, hihihi, jadi serahkan saja tugas itu pada dokter gigi. Pembersihan plak dan karang gigi bukan hal yang menakutkan kok, jadi santai saja. 😉
Pemeriksaan gigi secara menyeluruh
Aka general check-up, semua rongga mulut diperiksa, gigi dan gusi diperiksa dan diidentifikasi masalahnya. Mayoritas penyakit di gigi tidak disadari oleh pasien, karena kebanyakan penyakit di dalam mulut tidak menimbulkan rasa sakit apabila belum gawat.
Pengecekan tambalan sebelumnya
Banyak orang yang merasa masalah selesai setelah dilakukan penambalan gigi. Padahaaal, tambalan gigi itu punya banyak keterbatasan, gak bisa dibandingin dengan gigi asli. Ada bahan tambal yang sifatnya makin mengecil (shrinkage), ada yang sifatnya makin memuai, dan ada juga yang secara ukuran stabil namun tidak tahan tekanan kunyah. Saat di dokter gigi, kualitas tambalan diperiksa, lalu diputuskan butuh di-touch-up atau tidak. Kualitas tambalan yang kurang baik bisa membuat plak nempel di antara gigi dan tambalan, bisa bikin lubang baru deh.
Oral cancer screening
Ini yang terpenting!! Pasien biasanya menganggap semua penyakit di jaringan lunak mulut adalah sariawan biasa, padahaaaal ada banyak banget jenis penyakit di jaringan lunak mulut dan sebagian bersifat ganas. Dalam urusan kanker, early detection itu PENTING pakai BANGET!!
Tindakan pencegahan penyakit
Gigi yang sudah ada tanda-tanda akan berlubang bisa diberikan aplikasi fluoride, gigi dengan bentuk yang rawan terjadi lubang bisa diberi sealant, dan sebagainya.
Edukasi
Ini juga penting.. Dokter gigi selain mengobati penyakit juga harus berlaku sebagai pendidik. Mulai dari yang sederhana seperti cara flossing dan sikat gigi, sampai penghilangan kebiasaan buruk, diet, cara senyum, dan sebagainya. Bagi saya, ini malah yang bikin kerjaan dokter gigi menyenangkan!! Menjelaskan kondisi mulut kepada pasien dan memberi edukasi untuk merawat giginya. Kalau pasien sehat dan sadar akan kesehatan mulutnya, saya jadi senang!! Apalagi kalau terlihat perkembangannya. 🙂
Banyak sih yang bisa dilakukan di saat kunjungan ke dokter gigi walaupun tidak sakit gigi, seperti ngobrol-ngobrol, bercanda sama dokter giginya, bawain makanan ke dokter giginya, bawain es krim, bawain stiker juga boleh, hhhhmmm, kopdar juga bisa, hahaha… Y(^_^)Y


Bu dokter ya??? salam kenal ^_^
Salam kenal juga.. 🙂
Dua bulan lalu aku tambal gigi, mana yang bolong gigi depan banget. Sekarang udah rusak, mau ke dokter gigi lagi males, mahalnya gak nahan hahaha…
Yaaah…
Klo pusing masalah biaya daftar BPJS aja.. Pelayanannya sama kok.. Jangan ditunda-tunda, nanti keburu susah ditambalnya.. 😦
Membaca tulisan bu dokter, jadi pengen ke dokter gigi. 🙂 Soalnya lg ada masalah dengan plak gigi…
Good.. good.. ayo segera ke dokter gigi.. 🙂
kalau puskesmas ada doketr gigi nggak, bu dokter?
Tergantung puskesmasnya, rata2 sih ada ya.. 🙂
Oke… makasih edukasi dan infonya bu dokter… 🙂
Sama-sama.. 🙂
Katanya sekali 6 bulan musti periksa gigi, bu dokter 😀
Iya minimal 6 bln sekali..
Tapi kalau pasiennya blum bs menjaga kebersihan mulut, atau dlm kondisi khusus, bisa lbh cpat dr itu
sampe sekarang masih trauma ke dokter gigi … 😀 coz pernah cabut gigi, setelah dicabut mulut susah d buka lebar tuk makan walhasil selama seminggu hanya makan bubur + jus … 🙂
Makanya ke dokter gigi sebelum ada gigi yang bermasalah sehingga gak perlu butuh dicabut deh.. 😉
😀
waaah makasih infonya 🙂 pengen sih periksa kebersihan gigi dllnya tapi 😦 entah kenapa malas begitu hehehehe 🙂 Bekasi barat yaaa.. dimana ..dimana ? deket dong 🙂
Di Perumnas keanu mbak, Kayuringin.. hayuk klo mau berkunjung 🙂
hehehe dekeeeet bangeeeet,,,, 🙂
Haha,, jangan² tau klinik Citra Sehat?
hehehe belum tau : ooh itu klinik nya yaaaa … hehehe
Iya… aku di sana tiap sabtu.. boleh klo mau berkunjung.. 🙂
waah asik..asik….. tak kabarin kalau mau kesana yooo 🙂
Boleeeh… Klo ke sana blg aja mw ketemu drg. Nita.. 🙂
Sip … 🙂
Pengen sih mau periksa sekaligus kopdaran, tapi jauh kakaaaaak… *kemudiandilemparpintuajaib
Jd pengen punya praktekan di Jakarta,, 😉
Duuh..gigi saya berlubang, sensitif lagi pas dibuat ngunyah. gimana nih dok?
Wohooo… itu artinya jaringan penyangga giginya udah alami peradangan juga… segera diperiksa yaaa…
Kalau dibuat ngunyah itu sering nyilu, alhasil ga dipake buat ngunyah yang keras. 😦
Ya ke drg kakaaaak… sekali kunjungan keluhan itu bisa hilang, tapi utk bner² sembuh butuh bbrp kali kunjungan…
Iyaa kakaaak.. Sedari dulu emang disuruh ke drg, tapi gimanaaaa gituuu…. Hehe
Yasudah,, jd pasienku aja, huahaha,,
Boleh boleh…. Haha
Tapi masa iya harus ke ujung barat sana? Jauuuuhh 😀
Hahaha….
Saya juga haha
Tapi harus diperbaiki sih ya
Iya… aku sampai tingkat awal di FKG masih ke drg klo sakit aja, tp abis itu jd pasien utk bantu² senior, hihihi…
Weeeeeeeeeh
bolehlah sesekali aku kopdar sama dokter gigi ya, di cikarang kan 🙂
Hayuuuk.. 🙂 bisa ketemu di Cikarang & Bekasi Barat.. 😀